Take a fresh look at your lifestyle.

Jeritan Petani Bawang Saat Harga Anjlok ditengah Panen Raya

141

 

TEGAL-Harga bawang merah di tingkat petani saat ini sedang terjun bebas dari harga normal Rp15.000 per Kg menjadi Rp.8.000 per Kg. Alhasil, petani pun harus merugi di musim panen raya kedua di tahun ini.

Seperti yang diungkapkan sejumlah petani bawang merah di Desa Sidapurna, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal yang berbatasan dengan Kota Tegal. “Saat musim panen bulan Mei harga tembus Rp 15.000 per Kg. Saat ini Rp 8.000 jelas merugi,” kata Ardi (31), Selasa (27/8).

Menurut Ardi, untuk mendapatkan untung, harga jual harus di atas Rp 14.000 per Kg. Pasalnya, biaya produksi untuk sekali masa tanam saja membutuhkan biaya cukup besar.

Untuk satu hektare sawah, dibutuhkan setidaknya Rp80 juta. Dana sebesar itu digunakan membeli bibit bawang, obat-obatan, dan biaya perawatan. “Ini belum untuk tenaga ‘mbutik’ membersihkan bawang sebelum dijual,” kata dia.

Dia mengemukakan, untuk satu hektare sawah bisa menghasilkan maksimal 60 kwintal bawang merah. Sementara jika kurang beruntung, serangan hama membuat petani hanya bisa mendapat panen sekitar 24 kwintal.

“Hitung saja jika harga 1 Kg Rp 8.000 dikalikan 24 kwintal apa bisa mendapatkan untung,” terang Ardi. Untuk itu, ia berharap agar harga bawang di tingkat petani agar segera stabil. Agar mata pencaharian sehari-harinya sebagai petani bisa membuahkan hasil untuk menghidupi keluarga. (Setyadi/Red4)

BERITA LAINNYA