Take a fresh look at your lifestyle.

Jelang Musda Golkar Kabupaten Tegal, Suhu Politik Memanas

151

SLAWI – Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Tegal yang direncanakan digelar pada Agustus 2020, suhu politik mulai memanas. Sejumlah kader mulai menyuarakan pendapatnya terhadap kepengurusan saat ini. Para kader berharap adanya perubahan dalam kepengurusan agar Golkar Kabupaten Tegal kembali berjaya.

Salah satunya kader Partai Golkar asal Bojong, Maryono SH MH. Mantan Wakil Ketua Bidang Kaderisasi periode sebelumnya itu menyematkan rapot dalam kepengurusan saat ini, yakni mendapatkan rapot merah. Hal itu mendasari beberapa temuan dalam kepengurusan DPD Partai Golkar Kabupaten Tegal.

“Rapotnya merah. Ini karena sejumlah orang kepercayaan Ketua pindah ke partai lainnya,” kata Maryono, Kamis (16/7).

Ia menjelaskan, sebelumnya Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Kecamatan Balapulang diduga telah mengkampanyekan Caleg DPR RI dari partai lainnya. Selain itu, salah satu pengurus Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kabupaten Tegal juga diduga sudah berpindah ke partai lainnya. Hal itu dinilai sebuah kegagalan dalam pengkaderan di tubuh Partai Golkar.

“Indikasi ketidakmampuan ketua dalam pengkaderan partainya,” tegasnya.

Lebih lanjut dikatakan, gaya kepimpinan ketua partai protektif ekskusif juga menjadi sorotan. Banyak kader senior yang tidak dijadikan kepengurusan di DPD Golkar Kabupaten Tegal. Kondisi itu dinilai membuat suara Golkar dalam Pileg 2019 turun.

“Sama kader saja saling curiga. Harusnya bisa merangkul semuanya,” ujar Maryono.

Ia juga menyampaikan bahwa Agus Solichin juga rangkap jabatan. Selain menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tegal, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal itu juga menjabat Wakil Sekretaris Bidang Pemenangan Wilayah 1 (Kabupaten Batang, Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Kota Tegal, Kabupaten Tegal dan Kabupaten Brebes) DPD Partai Golkar Provinsi Jateng. Keputusan DPP Golkar Nomor skep-29/dpd/GOLKAR/VI/2020 Tentang Pengesahan Komposisi DAN Personalia DPD Partai Golkar Jateng Masa Bakti 2020-2025 (Hasil MUSDA).

“Harusnya DPD Jateng menunjuk PLt atau yang bersangkutan mengundurkan diri dari jabatan ketua DPD,” katanya.

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tegal, Agus Solichin memberikan tanggapan singkat. Ia menilai bahwa persoalan tersebut merupakan persoalan internal pengurus. “Ini persoalan internal pengurus,” ucapnya. (Wiwit-red03)

BERITA LAINNYA