Take a fresh look at your lifestyle.

Jelang Larangan Mudik, Di Brebes Dibangun Empat Posko Pemantauan

274

BREBES – Menjelang penerapan larangan mudik bagi perantau di Jakarta dan kota besar lainnya 24 April nanti, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Brebes membangun empat posko pemantau di wilayah perbatasan. Pendirian posko tersebut berfungsi untuk memantau para memudik yang akan masuk wilayah Provinsi Jawa Tengah, melalui pintu Brebes.

Kepala Dishub Kabupaten Brebes Johari mengatakan, sebagai tindak lanjut intruksi Presiden Joko Widodo terkait larangan mudik saat Lebaran tahun ini, Pemkab Brebes telah melakukan berbagai persiapan. Salah satunya pendirian empat posko pemantauan khusus bagi pemudik. Empat posko tersebut didirikan di jalur pantura dan sejumlah pintu tol Pejagan-Brebes. “Di Pantura, kami dirikan posko di pangkalan truk Desa Kecipir, Kecamatan Losari. Sedangkan di pintu tol kami buat di tiga titik. Yakni, Exit Tol Pejagan, Exit Tol Brebes Barat dan Exit Tol Brebes Timur,” ungkapnya, Rabu (22/4), usai rapat koordinasi di Mapolres Brebes.

Dia mengungkapkan, semua pemudik yang akan masuk wilayah Jawa Tengah, nantinya diperiksa di setiap posko tersebut. Khusus pemudik sepeda motor, titik pemeriksaan berada di Posko Kecipir. Namun di posko itu juga memeriksa pemudik yang menggunakan mobil pribadi dan angkutan umum. Sedangkan tiga posko lain yang berada di pintu tol dikhususkan memeriksa pemudik dengan kendaraan roda empat. “Saat ini posko mulai kami bangun, dan rencana Jumat besok mulai beroperasi,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, di tiap posko pemantauan akan ditempatkan 11 petugas gabungan dari TNI, Polri, Satpol, Dishub dan puskesmas. Mereka bertugas mengawasi dan memeriksa pemudik yang akan masuk wilayah Brebes.” Jadi di setiap pintu masuk kami data semua pemudik termasuk juga memantau kesehatan. Semua didata, dicek kesehatan dan kalau ada yang mencurigakan akan dirujuk ke rumah sakit,” terangnya.

Dia menambahkan, menyangkut pemberlakuan larangan mudik dari Kementerian Perhubungan, hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan petunjuk pelaksana (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) dari pusat. Sehingga sambil menunggu petunjuk lebih lanjut, pihaknya belum bisa memberlakukan pelarangan mudik di Brebes. “Petunjuk teknisnya belum ada. Jadi, kami sementara hanya bisa memantau kedatangan pemudik. Pelarangan baru diberlakukan setelah ada petunjuk lebih lanjut,” pungkasnya.

(setiawan-red2)

BERITA LAINNYA