Take a fresh look at your lifestyle.

Jangan Khawatir, Pandemi Peluang Kerja Masih Terbuka. Ini Penjelasan Disperinaker

28

SLAWI – Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Tegal membuka lebar kesempatan kerja bagi para pekerja di kabupaten tersebut. Hingga Februari 2021, kesempatan kerja yang dikelola Disperinaker sebanyak 780 peluang. Dari jumlah kesempatan kerja itu, sebanyak 346 orang berhasil ditempatkan baik melalui program kerja lokal, antardaerah, maupun antarnegara.

“Ada 1.879 orang pencari kerja yang datang ke Disperinaker di tahun 2021, dan baru tersalurkan 346 orang dari kesempatan kerja yang ada 780 peluang,” kata Kepala Bidang Penempatan Kerja Disperinaker Kabupaten Tegal, Widiantoro SH dalam acara Bincang Kreatif bertemakan Kesempatan Kerja di Era Pandemi Covid-19 di Radio Slawi FM, Selasa (17/3).

Dikatakan, pencapaian di tahun 2020 dari sebanyak 15.189 orang pencari kerja, yang berhasil disalurkan mencapai 2.697 orang. Sedangkan peluang kerja yang tersedia sebanyak 2.704 lowongan pekerjaan. Tercatat pula pekerja Indonesia di luar negeri yang melalui jalur legal sebanyak 193 orang. Sementara pekerja dengan jabatan Anak Buah Kapal (ABK) mencapai ribuan orang. Disperinaker menjamin perlindungan yang optimal bagi pekerja yang melalui jalur legal, sementara pihaknya masih memantau bagaimana perlindungan pekerja ABK ke depannya.

“Kita mencoba menghubungi perusahaan penyalur tenaga kerja Indonesia yang sifatnya outsourcing. Batam membutuhkan tenaga las untuk laki-laki yang sudah terakreditasi, dan punya kompetensi. Kalau belum ada kompetensi pun nanti kita latih. Biaya pelatihan semuanya ditanggung pihak perusahaan,” jelasnya.

Untuk memudahkan para pencari kerja, Widiantoro juga berharap nantinya ada sistem jemput bola pada saat pembuatan kartu kuning atau AK1, sehingga tidak terjadi pembludakan masyarakat yang datang ke dinas.

“Kita akan jemput bola agar tidak terjadi penumpukan antrean pembuatan kartu kuning,” katanya.

Perwakilan Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK Entrepreneur Lebaksiu Angga Angsori memaparkan, peran BKK untuk menyalurkan para tamatan SMA/SMK ke beberapa perusahaan. BKK yang merupakan lembaga yang dibentuk SMK untuk memberikan pelayanan dan informasi lowongan pekerjaan. Tugasnya adalah melakukan pelaksanaan pemasaran tamatan SMA/SMK, penyaluran, dan penempatan kerja ke perusahaan di dalam negeri.

“Saat ini, di BKK SMK Kabupaten Tegal hampir setiap bulan selalu membuka lowongan untuk beberapa perusahaan walaupun di tengah pandemi. Kita selalu aktif menghubungi perusahaan-perusahaan yang sudah MOU dengan kita, sehingga jobnya itu langsung diberikan pada kami,” katanya.

Perwakilan PT Graha Mitra Balindo, Wardimin menuturkan, perusahaan yang bergerak untuk menempatkan tenaga kerja di luar negeri di sektor Penatalaksanaan Rumah Tangga (PRT) itu, tetap berupaya menyalurkan tenaga kerja. Namun, semenjak pandemi ini ada beberapa negara yang ditutup. Negara yang masih membuka peluang kerja, yakni Singapura dan Hongkong.

“Adapun syarat untuk mendaftar ke Singapura usia minimal 23 tahun, maksimal 35 tahun, dan ijazah minimal SMP. Untuk Hongkong, usia minimalnya 21 tahun, maksimal 35 tahun, dan ijazah minimal SMP juga,” tambahnya. (T05-red)

BERITA LAINNYA