Take a fresh look at your lifestyle.

Jalan Pejagan-Prupuk Rusak Parah, Kendaraan Terjebak Antrean Panjang

226

BREBES, smpantura.com – Ruas jalan nasional Pejagan-Prupuk, di Kabupaten Brebes kini kondisinya rusak parah. Akibat kerusakan itu, ratusan kendaraan yang melintas terjebak antrean panjang, Minggu (11/4).

Pantauan di lapangan, kerusakan jalan terjadi hampir merata di jalur mudik menuju Purwokerto dan Yogyakarta tersebut. Selain jalan berlubang, kerusakan juga berupa jalan pecah dan ambles. Diperparah dengan kondisi jalan yang sempit. Dampaknya, kendaraan harus berjalan pelan dan saling bergantian untuk menghindari lubang jalan. Hal itu yang menyebabkan kendaraan terjebak antrean panjang.

Kerusakan paling parah terpantau terjadi di wilayah Desa Kedungbokor, Kecamatan Larangan. Tepatnya, mulai dari SPBU Larangan hingga Jembatan Poncol. Di titik itu, jalan rusak parah sekitar 2 kilometer. Akibat kerusakan jalan di ruas tersebut, setiap hari terjadi antrean kendaraan yang mengular.

Salah seorang sopir truk, Jamhuri (52) menuturkan, kerusakan jalan sudah lama terjadi. Kondisinya sangat parah, sehingga kendaraan harus berhati-hati. Tidak hanya berlubang, tetapi kondisi jalan juga pecah-pecah. Akibat kerusakan itu, pihaknya selalu terjebak kemacetan saat melintas.

“Parah rusaknya. Ini sudah lama terjadi. Setiap melintas jalur ini saya kejebak macet, paling cepat satu jam saya kena macet disini. Kalau banyak kendaraan bus atau truk kontainer yang melintas macetnya tambah lama,” tutur sopir truk yang mengangkut pasir itu.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Brebes, Johari saat dikonfirmasi membenarkan atas kondisi kerusakan jalan nasional tersebut. Dari hasil cek lapangan, kerusakan terjadi antara Kecamatan Larangan hingga Kecamatan Songgom. Namun, kerusakan parah berada di sekitar Jembatan Poncol,  Kecamatan Larangan. “Kondisi jalan nasional Pejagan-Prupuk ini memang mengalami kerusakan parah,” tandasnya.

Atas kondisi itu, lanjut dia, pihaknya telah berkoordinasi dengan PPK 2 Bina Marga yang berwenang atas jalan nasional. Sesuai informasi yang diterima dari hasil koordinasi tersebut, rencananya kerusakan jalan akan segera diperbaiki total. Bahkan, dalam perbaikan itu badan jalan yang rusak akan diangkat dan diperbaiki. “Informasi yang kami dapat dari Bina Marga, kerusakan di ruas ini akan diperbaiki total,” pungkasnya.

(T07-red)

BERITA LAINNYA