Take a fresh look at your lifestyle.

Jadi Zona Hijau, Brebes Tetapkan Perbup New Normal

- Pekan Ini Lakukan Uji Coba Penerapan

588

BREBES – Wilayah Kabupaten Brebes, kini secara resmi telah ditetapkan masuk dalam zona hijau pendemi Virus Korona (Covid-19) oleh Gubernur Jawa Tengah, dari sebelumnya zona kuning. Menyusul status itu, Pemkab Brebes juga telah menetapkan Peraturan Bupati (Perbup) tentang New Normal, Senin (6/7). Bahkan, pekan ini Pemkab berencana melakukan uji coba penerapan New Normal di beberapa tempat umum.

“Kemarin sesuai reales dari Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Brebes sudah ditetapkan masuk zona hijau sejak 26 Juni lalu. Meski sudah zona hijau, tetapi kita tetap diminta hati-hati dan minimal 14 hari baru bisa menerapkan New Normal. Terkait ini, Perbup New Normal juga sudah ditandatangani Bupati Brebes. Artinya, kita sudah memiliki Perbup New Normal ini,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Brebes, Djoko Gunawan yang juga Sekretaris Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Brebes, Senin (6/7).

Setelah Perbup ditetapkan, jelas dia, selanjutnya akan ditindaklanjuti dengan pembuatan Standar Operasional Prosedur (SOP) di masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Misalkan, SOP untuk tempat wisata berarti menjadi kewenangan Dinas Pariwisata. Kemudian, SOP pendidikan kewenangannya berada di Dinas Pendidikan. Penyusunan SOP tersebut ditargetkan Rabu 8 Juli nanti selesai, dan langsung dilakukan pembahasan bersama.

“Pada Kamis 9 Juli nanti, kami akan tinjau terkait persiapan New Normal di lapangan, sekaligus uji coba penerapannya. Misal di tempat wisata, yang ditunjuk obyek wisata Mangrovesari, kita akan tinjau ke sana. Jadi, dalam minggu ini kita targetkan pelaksanaan uji coba New Normal di beberapa titik, seperti tempat wisata dan tempat ibadah,” jelasnya.

Menurut dia, penerapan New Normal tersebut nantinya akan dilaksanakan secara bertahap. Pada tahap I, penerapan New Normal akan dilaksanakan di beberapa tempat terkait obyek wisata dan pendidikan. “Penerapan New Normal ini, kami laksanakan bertahan. Tahap I ini, kami siapkan beberapa obyek wisata dan tempat pendidikan. Namun untuk pendidikan, kami siapkan beberapa sekolah SMP,” terangnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, dalam Perbup New Normal itu Pemkab secara umum mengatur bagaimana persiapan New Normal kaitannya dengan tempat pendidikan, tempat wisata dan tempat ibadah. Dalam Perbup itu juga mengatur sanksi bagi warga yang melanggar ketentuan pelaksanaan New Normal, seperti wajib memakai masker, menyiapkan tempat cuci tangan dan menjaga jarak. “Sesuai Perbup ini, ada sanksi bagi yang melanggar ketentuan. Namun sanksinya berupa sanksi sosial, mulai teguran lisan, teguran tertulis, membersihkan tempat-tempat umum hingga menyanyikan lagu nasional,” pungkasnya.

(setiawan-red2) 

BERITA LAINNYA