Take a fresh look at your lifestyle.

Ivan Ditunjuk Jadi Plt Ketua DPC Demokrat Kabupaten Tegal

105

SLAWI – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Demokrat Jateng menunjuk Ivan Agusta sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Tegal dalam acara Konsolidasi DPW Partai Demokrat Jateng bersama DPC Partai Demokrat Kabupaten Tegal di Hotel Permata Iin Slawi, Jumat (5/3). Penunjukan itu dilakukan karena Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Tegal, Ayu Palaretin disinyalir terlibat dalam Kongres Luar Biasa (KLB) untuk menggulingkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

 

Pembacaan SK penunjukan Plt Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Tegal disampaikan Ketua DPW Partai Demokrat Jateng, Rinto Subekti didamping pengurus DPW lainnya. Hadir dalam acara tersebut, Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Tegal, Sriyanto dan Oriega Ayudia.

 

“Plt Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Tegal sesuai dengan SK dari DPP ditunjuk Ivan Agusta, Ketua Bapilu DPW Partai Demokrat Jateng,” kata Rinto usai pembacaan SK penunjukan Plt Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Tegal.

 

Dikatakan, penunjukan Plt Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Tegal dilakukan menyusul ketua sebelumnya, Ayu Palaretin dipecat karena terlibat KLB untuk menggulingkan pengurusan sah. Rinto menegaskan bahwa pemecatan itu mendasari bukti-bukti yang sudah dikantonginya.

 

“Kami tidak harus memberikan SK pemecatan kepada yang bersangkutan, karena secara online sudah masuk di KPU,” terangnya.

 

Menurut dia, KLB yang saat ini terjadi di Medan, dipastikan tidak ada ketua DPC Demokrat kabupaten/ kota dari Jateng yang hadir. Pasalnya, sore ini 35 Ketua DPC Demokrat se-Jateng hadir di acara konsolidasi partai di Semarang.

 

“Jika ada Ketua DPC kabupaten/ kota di Jateng yang hadir di Medan, itu ketua DPC yang mana?,” tegasnya.

 

Sementara itu, lanjut dia, terkait dengan uang Rp 500 juta yang dipinjam dari Ayu Palaretin, sudah diselesaikan. Bahkan, penyerahan uang pengembalian untuk membantu kader Demokrat yang maju Pilkada Magelang, disaksikan oleh anaknya, Oriega Ayudia (Anggota DPRD Kabupaten Tegal).

 

“Sudah dikembalikan pada 19 Februari, karena saya merasa tidak enak dengan Oreiga dan bapaknya. Itu menggunakan uang pribadi saya,” terangnya.

 

Hal itu dibenarkan Oriega yang ikut menghadiri acara tersebut. Oriega juga menceritakan kronologis uang Rp 500 juta. Dijelaskan, uang itu awalnya jual beli saham di salah satu RS di Slawi. Namun, karena kebijakan bapaknya yang bersahabat dengan calon Bupati Magelang saat itu, sehingga dipinjami uang Rp 500 juta.

 

“Sudah dikembalikan utuh Rp 500 juta,” ucapnya.

BERITA LAINNYA