Take a fresh look at your lifestyle.

Investor Korea Selatan Positif Investasi di KIT Batang

94

BATANG- Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang sudah banyak diminati oleh investor asing, salah satunya berasal dari negeri ginseng. Tiga investor asing asal Korea Selatan sudah mengunjungi  Kawasan Industri Terpadu Batang, Kamis (13/8).

” Salah satu dari tiga investor tersebut, positif investasi di Batang,” kata Bupati Batang  Wihaji.

Tiga investor tersebut dibawa oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), namun bupati belum mau menyebutkan jenis bidang usaha yang akan diinvestasikan di Batang.

” Tidak usah saya sebut bidang usaha perusahaannya, yang jelas investor Korea Selatan sangat serius di KIT Batang karena mereka sudah mengirim surat resmi peminatan,” ungkap Wihaji.

Wihaji juga mengatakan, dari lahan 4.300 hektare kawasan KIT yang berada di Desa Ketanggan Gringsing, pada tahap pertama akan dibangun 450 hektare yang di dalamnya termasuk konsep Transit Oriented Development (TOD). KIT Batang, lanjut dia, semangatnya berawal dari konsep TOD dan sudah ada MoU-nya.

” Cuman letaknya saja yang berubah dan luasan tanahnya masih dikompromikan,” ungkap Wihaji.

Dijelaskan pula, KIT Batang dikelola oleh BUMN dan BUMD Batang yang saat ini masih dalam tahapan pembuatan master plan, tapi sudah banyak perusahaan asing yang mengunjungi untuk melihat kondisi
sebenarnya di KIT Batang.

” Pemkab melalui Perumda punya saham di KIT 10%, PT Pembangunan Perumahan 35%, PT Kawasan Industri Wijayakusma 30% dan PT Perkebunan Nusantara 20%. Sehingga perkembanganya KIT sekecil apapun kita tahu,” tuturnya.

Wihaji berharap kepada masyarakat Batang untuk bisa mempersiapakan diri untuk bisa bekerja di KIT Batang.

” Kita tidak mau masyarakat Batang jadi penonton. Kalau warga kita memenuhi persyaratan untuk bekerja di KIT Batang, akan diprioritaskan,” kata Wihaji. (Trisno Suhito-red17)

BERITA LAINNYA