Take a fresh look at your lifestyle.

Ini Kronologi Ditemukannya Varian Baru Covid di Brebes

130

BREBES – Varian baru virus corona atau virus korana Inggris kini sudah masuk ke Indonesia. Bahkan, salah satunya varian baru yang dikenal dengan B117 ini ditemukan di Kabupaten Brebes. Bagaimana virus B117 ini bisa masuk ke Brebes?

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Brebes, dr Sartono, Jumat (5/3) mengungkapkan, kornologis munculnya vasian baru dari Covid-19 atau varian B117 di Brebes itu, berawal saat TKI berinisial A pulang ke Indonesia dari Arab Saudi pada 31 Januari 2021. Ia kemudian menginap di hotel dekat Wisma Atlet Jakarta. Sesuai prosedur, setiap warga Indonesia yang baru tiba dari luar negeri harus menjalani pemeriksaan Covid-19. Di hotel tersebut, TKI A kemudian menjalani swab antigen dan hasilnya positif. Lantaran hasilnya positif, TKI A menjalani karantina selama 11 hari di Wisma Atlet Jakarta. Selain itu, yang bersangkutan juga menjalani pemeriksaan lanjutan berupa pengambilan spasimen untuk mengetahui jenis virusnya. Setelah selesai menjalani karantina, lanjut dia, TKI A kemudian diambil swab antigen ulang dan hasilnya negatif. Namun untuk hasil jenis virusnya belum keluar. “Jadi, TKI A ini sebenarnya sudah negatif Covid-19, setelah menjalani karantina di Wisma Atlet Jakarta,” ungkapnya

Dari hasil negatif itu, lanjut dia, TKI A diperbolehkan pulang dan singgah di rumah suaminya, di Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Selanjutnya, ia pulang ke rumah orang tuannya di Ketanggungan, Brebes. Di kampung kelahirannya itu, yang bersangkutan sempat menikahkan anaknya dan kontak dengan beberapa anggota keluarga. “Kami baru dikabari hasil pemeriksaan lebih lanjut dari TKI A ini pada Rabu sore (3/3), dan ternyata jenis virusnya B117. Proses pemeriksaan ini memang membutuhkan waktu lama, hasilnya keluar setelah TKI A ada di Brebes dan dinyatakan negatif. Meski demikian, kami langsung bergerak melakukan tracking terhadap anggota keluarga yang kontak erat. Termasuk hari ini, kami juga kembali melakukan tracking,” paparnya.

Terjadinya mutasi virus itu, lanjut dia, merupakan hal yang wajar. Sebab, setiap virus pasti akan mutasi, dan manusia harus beradaptasi. Hal itu bagian dari keseimbangan alam. Untuk itu, pihaknya meminta kepada seluruh masyarakat di Brebes untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan 5 M. “Yang jelas, waspada harus, tetapi panik jangan, karena pada prinsipnya virus pasti akan mutasi, dan kita sebagai manusia harus beradaptasi,” pungkasnya.

Sebelumnya, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memastikan, TKI yang membawa varian baru virus korona Inggris atau dikenal dengan B117 di Brebes saat ini sudah menjalani isolasi mandiri. Setidaknya delapan orang yang memiliki kontak erat juga sudah diisolasi di rumah masing-masing dengan pengawasan ketat. Mereka pun sudah diambil sample darahnya dan pengujian dilakukan
di Jakarta. (*)

BERITA LAINNYA