Take a fresh look at your lifestyle.

Peserta BiLiK #2 Ikuti OJT di Luar Kota

TEGAL, smpantura.com – Kolaborasi dan aksi dari Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kota Tegal, Badan Pengurus Pusat Indonesia House Keeper Association (IHKA) bersama Politeknik Trisila Dharma Tegal dalam proyek pelatihan melalui Balai Latihan Kerja (BiLiK) Perhotelan terus bergulir.

Setelah sukses menggelar BiLiK Angkatan 1 yang diikuti 20 warga Kota Tegal, saat ini peserta sedang menyusun Tugas Akhir (TA) pasca on the job training (OJT), tiga instansi atau lembaga tersebut langsung tancap gas membuka Angkatan 2 (BiLiK #2).

Setelah mengikuti pembekalan teori dan praktek selama 3 minggu, 17 peserta BiLiK #2 langsung diikutkan magang atau OJT. Tidak hanya di hotel-hotel Kota Tegal, OJT bahkan dilakukan juga di luar kota.

Sedikitnya tiga peserta dikirim untuk mengikuti OJT di Aston Inn Semarang dan dua peserta di Grand Wahid Hotel Salatiga. OJT akan dilaksanakan selama tiga bulan, terhitung 14 Desember 2021 sampai 15 Maret 2022.

Peserta BiLiK #2 Ashrofil Aziz dan Mohammad Sahrulloh, diantar langsung oleh Kepala Disnakerin, R Heru Setyawan, Sekjen BPP IHKA Asmungi Al Manan dan Direktur Poltek Trisila Dharma Prayitno, menghadap Emawati GM Hotel Grand Wahid Salatiga, untuk mendapatkan bimbingan langsung dari Parlan Manajer House Keeping, Senin (13/12) malam.

Asmungi selanjutnya juga mengantar Rian Seno Hidayat, Feri Adi Saputra, dan Mohammad Faizin menemui Ibnoe Ichwan Chambali GM Aston Inn Semarang.

“Ini proyek CSR, dari Disnakerin pun benar-benar zero APBD, jadi teman-teman GM yang kami hubungi sangat memahami misi yang sedang kami jalankan, terkait kesempatan siswa BiLiK mengikuti OJT ini,” tutur Asmungi, yang juga GM Riez Palace Hotel Tegal.

Selain menyiapkan pekerja handal di bidang perhotelan, BiLiK juga memberikan kesempatan untuk menempuh pendidikan program Diploma 3 dengan beasiswa penuh.

 

“Karena kampus kami adalah kampus vokasi, maka alumni BiLiK dapat secara fleksibel mengikuti perkuliahan sambil kerja,” ungkap Direktur Poltek Trisila Tegal, Dharma Prayitno.

Saat ditanya tentang Program BiLiK, Heru Setyawan menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada IHKA dan Poltek Trisdha, karena tanpa dana APBD di dinasnya, program ini dapat berjalan dengan baik.

“Teman-teman instruktur dan teman-teman kampus benar-benar kerja ikhlas; mengorbankan waktu dan tenaga untuk menyiapkan anak-anak muda agar memiliki masa depan yang sukses,” ujarnya.

Secara khusus Heru berharap peserta yang magang di luar kota memiliki semangat juang yang tinggi, menjaga nama baik BiLiK dan Kota Tegal.

“Ibarat kata kudu wani perih, memanfaatkan waktu OJT untuk menyerap knowledge, skill, dan attitude sebaik-baiknya, agar nantinya menjadi pekerja yang memiliki daya saing,” pungkasnya. (T03-red)

BERITA LAINNYA