Take a fresh look at your lifestyle.

Imbas Jalan Amblas Clirit, Puluhan Karyawan OW Dirumahkan

72

BALAPULANG – Puluhan karyawan di sejumlah obyek wisata (OW) di kawasan kaki Gunung Slamet Kabupaten Tegal, terpaksa dirumahkan. Hal itu dikarenakan akses Jalan Yomani-Guci di Bukit Clirit amblas sejak beberapa pekan lalu. Kendati masih bisa dilalui, namun wisatawan tidak ada yang mau berkunjung di OW wilayah tersebut.

Salah satunya OW Clirit View di Desa Kalibakung, Kecamatan Balapulang. Sejak terjadinya jalan amblas di Bukit Clirit, tidak ada wisatawan yang berkunjung. “Sudah lebih dari dua pekan, obyek wisata kami sepi. Tidak ada pengunjung,” kata Pengelola Wisata Clirit View, Johan Prasetio.

Dia mengungkapkan, akibat sepinya pengunjung, puluhan karyawan terpaksa di rumahkan. Mereka akan kembali aktif ketika jalan di kawasan Bukit Clirit sudah diperbaiki. Sejak Bukit Clirit longsor, hampir tidak ada wisatawan yang berkunjung ke tempat obyek wisata yang dikelolanya itu. Padahal biasanya, sedikitnya ada 1.000 wisatawan yang berkunjung dalam sepekan.

“Harga tanda masuk di kami Rp 10 ribu dengan jumlah karyawan ada 25. Tapi sekarang karyawan diliburkan dulu karena tidak ada wisatawan yang datang,” kata Johan.

Dia mengutarakan, imbas longsornya Bukit Clirit, juga dialami obyek wisata lainnya di wilayah Kecamatan Bojong dan Bumijawa. Termasuk Obyek Wisata Pemandian Air Panas Guci. Karena itu, dia berharap agar jalan di kawasan Bukit Clirit segera diperbaiki, sehingga perekonomian di tempat wisata dapat normal kembali.

“Semoga jalan Bukit Clirit yang amblas segera diperbaiki. Supaya obyek wisata kembali bergairah dan karyawan kembali bekerja,” ucapnya.

Terpisah, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tegal, Ade Krisna Mulyawan mengaku sejak jalan Bukit Clirit amblas, banyak keluhan dari masyarakat dan pengelola obyek wisata. Mereka mengeluh karena kondisi tempat wisata sepi. Untuk itu, dia meminta kepada dinas terkait agar segera memperbaiki jalan tersebut.

“Destinasi wisata di Kabupaten Tegal harus kembali menggeliat dan karyawan kembali bekerja seperti sediakala,” harapnya.

BERITA LAINNYA