Take a fresh look at your lifestyle.

Imbas Amuk Suporter, Puluhan Kaca Jendela Dinas Koperasi Ikut Dirusak

118

BREBES – Bangunan Dinas Koperasi, Perdagangan dan UMKM Kabupaten Brebes, ikut terkena imbas aksi kerusuhan antara suporter, saat laga Persab Brebes melawan Persip Pekalongan di Stadion Karangbirahi, Minggu sore (15/9). Puluhan kaca jendela dan pintu di kantor itu, pecah akibat lempara batu suproter. Akibat kerusakaan itu, Dinas Koperasi, Perdagangan dan UMKM Kabupaten Brebes mengalami kerugian hingga lebih dari 20 juta.

“Kondisinya rusak parah. Dari pendataan kami, ada sebanyak 38 kaca jendela dan pintu yang pecah akibat terkena lemparan batu suporter Persip Pekalongan yang kecewa. Kerugiannya ditaksir mencapai sekitar 22 juta,” ungkap Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan dan UMKM Kabupaten Brebes, Zarnudi AKP, Senin (16/9).

Selain itu, kata dia, beberapa fasilitas lain juga terkena imbas kerusuhan tersebut. Di antaranya, pot bunga pecah dan teralis jendela juga rusak. “Selain kaca, teralis di jendela dan pot tanaman juga dirusak. Kami sangat menyayangkan insiden ini. Padahal kantor kami berada di luar stadion, tetapi harus menanggung imbasnya,” kata dia.

Sementara Ketua Persab Brebes, Heri Fitriansyah mengungkapkan, hingga kini pihak panitia penyelenggara pertanding masih melakukan pendataan dan perhitungan kerusakan, akibat aksi kerusuhan suporter tersebut. Namun dari hasil pendataan sementara, selain Dinas Koperasi, beberapa kantor lain dan rumah warga juga menjadi korban perusakan. Di antaranya, Kantor Askab PSSI Brebes dan Kantor Federasi Olahraga Balap Motor (FOBM) Brebes yang berada di kompleks GOR Brebes. Kemudian, Kantor DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP), SMP Negeri 2 Brebes dan sejumlah rumah warga di Kelurahan Gandasuli. “Sesuai data sementara kami, kerusakan paling parah terjadi di tribun Stadion Karangbirahi Brebes yang menjadi tempat suporter Persip Pekalongan. Kemudian, beberapa kantor dan rumah warga. Kerusakan ini berupa kaca jendela pecah akibat lemparan batu,” ungkapnya.

Selain kerusakan kaca pecah, lanjut dia, diketahui juga ada empat unit mobil juga dirusak. Yakin, mobil milik panitia penyelenggara pertandingan, mobil milik tim medis, mobil milik suporter dan bus official Persip Pekalongan. “Hingga saat ini, kami belum mengetahui total kerugiannya berapa karena masih dalam pendataan panitia penyelenggara,” tandasnya.

Disinggung pertandingan lanjutan antara Persab dan Persip, Heri mengatakan, hal itu menunggu keputusan operator Liga 3. Sebab, jadwal pertandingan lanjutan itu menjadi kewenangan operator Liga 3. “Kalau itu, kami masih menunggu keputusan operator Liga 3. Saat ini, tim kami lebih fokus persiapan untuk menghadapi Persik Kudus di Stadion Karangbirahi Brebes, Rabu besok,” sambungnya.

Seperti dibertakan sebelumnya. laga antara Persab Brebes melawan Persip Pekalongan dalam lanjutan babak 8 besar Liga 3 Regional Jateng, di Stadion Karangbirahi Brebes berakhir rusuh, Minggu sore (15/9). Kedua suporter terlibat bentrok dan saling lempar batu. Akibat kejadian itu, empat orang penonton dari suporter Persab Brebes luka-luka. Tak hanya itu, fasilitas di dalam Stadion Karangbirahi rusak parah. Puluhan kaca di tribun sebelah timur pecah akibat dirusak suporter Persip yang mengamuk. Mereka melempari kaca dengan batu. Akibat kerusuhan itu, wasit juga terpaksa menghentikan pertandingan karena alasan keamanan. Pertandingan dihentikan di menit ke-32, dengan skor sementara 1-0 untuk keunggulan Persab Brebes.

(setiawan-red2)

BERITA LAINNYA