Take a fresh look at your lifestyle.

Ihsaniyah Pusaka Bagikan Bantuan Sembako Langsung ke Rumah Warga

300

TEGAL – Aksi kepedulian terhadap sesama dalam pandemi Covid-19 terus dilakukan sejumlah pihak di berbagai penjuru. Seperti halnya yang terjadi di SD Ihsaniyah 1 Pusaka, Kota Tegal, Senin (11/5) pagi.

Para guru dan perwakilan orang tua murid bekerja sama, saling bantu membagikan 415 paket sembako kepada warga sekitar sekolah yang terdampak Covid-19. Uniknya, paket sembako dibagikan langsung ke rumah warga.

Kepala Sekolah SD Ihsaniyah 1 Pusaka, Dra Hj Nadiyatul Qomariyah menyebut, pembagian door to door dilakukan agar bantuan tepat sasaran. Selain untuk menghindari adanya kerumunan jika dibagikan dalam satu tempat.

“Ini merupakan salah satu dari empat agenda rutin sekolah. Ada empat program santunan, diantaranya santunan Muharam yatim piatu, santunan duafa, santunan kurban dan santunan duafa saat kelulusan siswa kelas enam,” ujarnya disela pembagian.

Salah seorang warga sekitar SD Ihsaniyah 1 Pusaka Kota Tegal menerima bantuan yang dibagikan langsung oleh guru. SMpantura/ Haikal

Terkait bantuan duafa tersebut, Nadiyatul mengaku membagi dalam dua tahap. Dimana tahap pertama sebanyak 415 paket dibagi pada Senin, 11 Mei 2020 dan tahap kedua dibagikan pada Sabtu, 16 Mei 2020 sebanyak 200 paket.

Adapun isi paket tersebut terdiri dari beras lima kilogram, satu liter minyak, satu kilogram gula, satu pak teh dan 10 bungkus mi instan.

“Setiap tahun berbagi saat pertengahan bulan Ramadan, biasanya anak-anak yang membagikan. Tetapi karena kondisinya seperti ini, maka kami melibatkan orang tua, komite sekolah dan para guru,” imbuhnya.

Diberikannya bantuan kepada warga sekitar sekolah, lantaran tak sedikit dari mereka yang berpenghasilan menengah ke bawah terdampak Covid-19 dan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Tegal.

“Kebanyakan pedagang, asongan dan pekerja harian. Kami berharap, bantuan ini dapat bermanfaat dan membantu mereka selama Ramadan,” tukasnya.

Ditambahkan, pihaknya berharap wabah Covid-19 dapat segera berakhir, sehingga anak-anak dapat kembali belajar seperti biasa. Sebab, program belajar di rumah dianggap kurang efektif. (Haikal/ red10)

BERITA LAINNYA