Take a fresh look at your lifestyle.

Identitas Mayat Wanita Tewas Terapung di Polder Bayeman Terungkap

140
EVAKUASI KORBAN : Personel Polsek Sumurpanggang dibantu warga dan petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tegal, saat evakuasi korban tewas yang ditemukan mengapung di Polder Bayeman.(Foto : smpantura.com/Riyono Toepra-red07)

* Diduga Tewas Terpeleset, Saat Mandi

TEGAL – dentitas mayat wanita yang ditemukan mengapung di Polder Bayeman, akhirnya terungkap. Hal itu setelah salah seorang utusan keluarga korban, mendatangi Mapolsek Sumurpanggang, Senin menjelang petang (20/1).

Kapolsek Sumurpanggang Kompol Suwartoyo SH mengatakan, sekitar pukul 16.15, kedatangan warga yang mengaku tetangga korban dan diutus untuk melihat kondisi mayat wanita yang mengapung di tempat penampungan air tersebut.

”Setelah melihat korban, utusan keluarga korban mengatakan, benar kalau wanita yang tewas ini adalah Karisi (50) waga RT 1 RW 5, Desa Kepandean, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal,” tandas Kompol Suwartoyo SH.

CEK KORBAN : Kapolsek Sumurpanggang Kompol Suwatoyo SH dan petugas dari Kodim 0712 Tegal, mengecek kondisi korban tewas, setelah dievakuasi dari Polder Bayeman.(Foto : smpantura.com/Riyono Toepra-red07)

Tetangga itu, yang merupakan utusan keluarga korban kemudian meminta surat keterangan dari Mapolsek Sumurpanggang, untuk membawa jenazah korban ke rumah duka untuk segera dimakamkan.
Pihaknya kemudian mengeluarkan surat keterangan pengantar pengambilan jenazah yang berada di kamar mayat RSUD Kardinah Kota Tegal. ”Jadi sore itu, utusan dari pihak keluarga kemudian membawa jenazah korban ke rumah duka di Desa Kepandean,” terang dia.

Kompol Suwartoyo menjelaskan, dari keterangan sejumlah saksi dan hasil pemeriksaan petugas medis, ada dugaan wanita tersebut terpeleset saat mandi di pinggir Polder Bayeman, Kelurahan Kaligangsa, Kecamatan Margadana.

Tak Bisa Berenang

Saat terpeleset, lanjut dia, diduga wanita itu kaget dan tidak bisa berenang. Apalagi kedalaman polder saat itu mencapai 3,5 meter. Karena tak bisa berenang, akhirnya korban tewas.

Tewasnya wanita itu diketahui warga sekitar pukul 05.30, Senin (20/1). Beberapa melihat ada orang tewas dalam kondisi tertelungkup dan mengapung di polder. Warga kemudian melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Sumurpanggang sekitar pukul 06.30.

”Setelah ada laporan warga dan didukung laporan dari penjaga polder, kami mendatangi lokasi kejadian. Awalnya kami tak mengetahui yang mengapung itu mayat laki-laki atau wanita. Karena posisinya tertelungkup dan mengapung,” ucap dia.

Setelah mayat dapat dievakuasi, baru diketahui mayat tanpa busana tersebut berjenis kelamin wanita. Hasil pemeriksaan petugas medis, tidak ada tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban.

Beberapa saksi mengatakan, sekitar pukul 17.30, Minggu (19/1), wanita tersebut terlihat mondar-mandir di sekitar polder. Penjaga polder dan warga sekitar yang kerap melihat menganggap biasa keberadaan wanita yang diduga mengalami gangguan jiwa.

”Tapi sekitar pukul 18.00, wanita ini sudah tidak terlihat lagi. E…, ternyata mandi di Polder Bayeman, dan pagi harinya ditemukan sudah tewas mengapung,” ucap Irwan (45), didampingi Warjo (55), warga Kelurahan Kaligangsa, Kecamatan Margadana, Kota Tegal, kepada personel Polsek Sumurpanggang.(Riyono Toepra-red07)

BERITA LAINNYA