Take a fresh look at your lifestyle.

IAKMI Tegal Gelar Pelatihan Menulis Artikel Ilmiah Populer

198

SLAWI – Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Cabang Kabupaten Tegal menggelar pelatihan tentang menulis artikel ilmiah populer di Aula Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tegal, Jumat (4/9). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 35 peserta dan menghadirkan tiga narasumber. Yakni, Ketua IAKMI Kabupaten Tegal, Dr Joko Kurnianto SKM Mkes, Koordinator Kantor Perwakilan Suara Merdeka Tegal, Wawan Hudiyanto dan Litbang IAKMI Kabupaten Tegal, Bagus Johan Maulana SKM.

Menurut perwakilan panitia, Johan kegiatan tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan menulis artikel ilmiah populer para peserta. Pelatihan tersebut berlangsung sangat interaktif. Para peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga langsung proaktif untuk bertanya tentang bagaimana menulis artikel ilmiah populer berdasarkan suatu topik. “Pemateri memberikan tips bagaimana membuat judul artikel yang menarik. Kemudian bagaimana memilih angle atau sudut pandang yang tepat ketika membuat sebuah tulisan dan para peserta terlihat sangat antusias,” katanya.

Dia mengemukakan, dari pelatihan tersebut diharapkan akan muncul para penulis-penulis baru karena telah mendapatkan bekal menulis artikel ilmiah populer untuk di lingkungan kedinasan maupun dipergunakan untuk menulis artikel ilmiah populer di media massa.

Sementara itu, pemateri, Wawan Hudiyanto menyampaikan, artikel ilmiah populer merupakan artikel ilmiah yang ditulis dengan gaya bahasa populer (bahasa media/bahasa jurnalistik) untuk dimuat di media massa (surat kabar, majalah, tabloid). Berbeda dengan artikel ilmiah, artikel ilmiah populer tidak terikat secara ketat dengan aturan penulisan ilmiah. “Artikel ilmiah ditulis lebih bersifat umum, untuk konsumsi publik. Dinamakan ilmiah populer karena ditulis bukan untuk keperluan akademik, tetapi untuk “dikomunikasikan” kepada publik melalui media massa,” katana.

Menurut dia, artikel ilmiah populer bisa hasil penelitian ilmiah, namun disajikan dengan lebih ringkas dan lugas, bisa pula dibuat berdasarkan berpikir deduktif atau induktif, atau gabungan keduanya yang bisa ‘dibungkus’ dengan opini penulis. Tak jarang artikel ilmiah populer ini disebut juga sebagai opini ilmiah. “Struktur tulisan populer berbeda dengan struktur tulisan ilmiah murni. Pada dasarnya strukur tulisan itu terdiri atas pendahuluan, isi, dan penutup. Struktur ini adalah struktur utama dalam setiap tulisan ilmiah dan populer,” katanya. (Wawan Hoed/Red1)

BERITA LAINNYA