Take a fresh look at your lifestyle.

Taekwondo Sulap Gudang Kayu jadi Tempat Latihan

PEMALANG, smpantura.com – Pengurus Kabupaten (Pengkab) Taekwondo Pemalang memanfaatkan sebuah gudang kayu jati produksi mebel untuk menjadi tempat latihan taekwondo (dojang). Ketua Pengkab Taekwondo Pemalang H Darminto mengatakan klub yang akan menempati dojang tersebut adalah Karya Mandiri.

Menurutnya Dojang Karya Mandiri hanya pindah tempat latihan saja dari sebelumnya di Jl Samanhudi, Kelurahan Pelutan, Kecamatan Pemalang ke Jl Flamboyan, Kelurahan Mulyoharjo, Kecamatan Pemalang.

“Perpindahan ini untuk mendekatkan taekwondo ke masyarakat karena dojang sebelumnya meskipun masih di wilayah kota tapi jauh dari permukiman,”kata Darminto saat tasyakuran pindah dojang tersebut.

Dengan menempati dojang baru di Jl Flamboyan yang berada di permukiman ini harapannya taekwondo semakin berkembang di Pemalang. Sementara dojang baru ini meskipun sebelumnya adalah gudang kayu namun sudah dibersihkan, dicat dan dilengkapi fasilitasnya antara lain matras, meja kursi lemari, treadmil (alat untuk lari), sansak dan toilet.

Pendiri taekwondo Pemalang Mohammad Farhan Imaduddin menyambut baik perpindahan dojang tersebut.”Pelatihnya harus telaten dan sabar agar dojang bisa mendapatkan banyak murid,”kata Farhan yang juga pelatih taekwondo di dojang GOR Kridanggo.

Dia bercerita bagaimana pahitnya mengembangkan taekwondo di Pemalang diawali dari sisi paling timur Pemalang yaitu di Kecamatan Ulujami kemudian bergeser ke barat hingga bisa masuk GOR Kridanggo. Menurutnya mendapatkan murid sedikit juga pernah dialami dan sekarang dojangnya menjadi satu-satunya dojang yang jumlah muridnya paling banyak di Pemalang.

Sementara itu mewakili masyarakat Jl Flamboyan, Ahmad Fatoni menyambut baik adanya dojang taekwondo di lingkungannya.”Bagi saya pribadi taekwondo bukan olahraga yang asing sebab di sekolah tempat saya bekerja juga ada ekskul taekwondo, kemudiuan beberapa pelatih taewkondo yang hadir dulunya adalah murid sekolah saya,”kata dia.

Dalam kesempatan itu Ketua Pengkab juga menyampaikan mengenai belum cairnya bonus bagi atlet taekwondo peraih emas PON Papua asal Pemalang, Syamsul Hilali. Banyak kendala yang menyebabkan bonus ini tak kunjung cair salah satunya gelaran PON Papua yang waktunya hampir bersamaan dengan berakhirnya kepengurusan KONI Pemalang.(T09-red)

BERITA LAINNYA