Take a fresh look at your lifestyle.

10 Spot Mancing Baramundi di Pesisir Brebes Bikin Angler Ketagihan

BREBES, smpantura.com – Wilayah pesisir pantai utara (Pantura) Kabupaten Brebes bisa dibilang menjadi surganya para angler atau mancing mania, khususnya jenis ikan Baramundi atau Kakap. Di wilayah pesisir ini, dari ujung Pantai Randusanga hingga Losari, tersebar spot mancing Baramundi yang membuat ketagihan para angler. Kenapa?

Ya, tarikan ikannya luar biasa, ukurannya yang super besar alias monster atau babon Kalau pun nasib tidak beruntung, para mancing mania bisa membawa pulang jenis ikan lain, seperti kerapu, tompel, sembilang dan kiper. Berikut 10 spot mancing mania di sepanjang pesisir pantura Brebes.

1. Spot Sungai Tanyep Sigempol

Spot mancing ikan Baramundi ini berada di Dukuh Sigempol Desa Randusanga Kulon, Kecamatan Brebes, berjarak sekitar 2 kilometer dari pusat Ibukota Brebes. Lokasi mancingnya berada di alur Sungai Tanyep, mulai dari ujung pemukiman penduduk hingga muara sungai.

Spot ranggon di Tanyep Sigempol
Spot ranggon di Tanyep Sigempol

 

Di spot Tanyep ini pemancing juga bisa memilih metodenya, dari mancing di atas ranggon atau mancing di atas perahu atau yang dikenal Mbolang. Untuk spot ranggon, di alur Sungai Tanyep terdapat ratusan ranggon yang disediakan para pemilik perahu. Mulai dari kompleks Ranggon Tamrin, Ranggon Sayum hingga Ranggon Ujung Muara. Ya, nama kompleks ranggon ini diambil dari nama pemiliknya atau pengelolanya.

Untuk menuju spot ranggon ini, para angler akan diantar menggunakan perahu pemilik ranggon dengan biaya pulang pergi bervariasi tergantung jaraknya. Di kompleks Ranggon Tamrin, di Blok Suryaman misalnya, mancing mania akan dikenai tarif sekitar Rp 30.000 per orang. Sedangkan untuk Ranggon Ujung Muara, ongkosnya tentu berbeda karena jaraknya lebih jauh, tepat di bibir pantai.

Untuk perbekalan selama memancing, baik itu makanan, minuman hingga umpan berupa udang hidup, para angler tak perlu khawatir, karena para pemilik ranggon juga menyedikan. Pemancing tinggal pesan, secara otomatis pemilik ranggon akan menyiapkannya. Asyiknya lagi, saat para angler kehabisan perbekalan dan posisinya  di atas Ranggon, tambahan perbekalan baik itu umpan dan makanan bisa tinggal dipesan secara delivery order kepada pemilik ranggon via telepon atau pesan singkat. Secara otomatis permintaan perbekalan ini akan diantar pemilik ranggon menggunakan perahu sesuai pesanannya. Menu makanannya pun bisa memilih sesuai selera, mulai masakan telur hingga ikan laut.

foto : dok/ facebook.com
foto : dok/ facebook.com

 

Sedangkan untuk spot Mbolang atau mancing di atas perahu, biayanya lebih mahal. Untuk satu perahu, dengan kapasitas 3-4 orang sewanya antara Rp 250.000 – Rp 300.000. Biaya sewa itu, untuk waktu memancing selama sehari penuh, pagi sampai. Meski sedikit mahal, tetapi mancing Mbolang ini berpeluang mendapatkan ikan lebih besar, kenapa? Ya karena para angler bisa berpindah-pindah tempat sesuai spot mancing yang diinginkan. Spot yang tersedia juga sangat banyak, dari alur anak sungai dan sejumlah tambak yang rusak dengan vegetasi tanaman mangrove. Vegetasi mangrove ini lah menjadi tempat hidup ikan Baramundi dan Kerapu. Asyiknya lagi, dengan Mbolang para angler bisa memancing sambil menikmati pemandangan hutan mangrove di pesisir Brebes.

Berburu Baramundi dengan Mbolang di Spot Tanyep Sigempol
Berburu Baramundi dengan Mbolang di Spot Tanyep Sigempol

 

Lalu bagaimana dengan perbekalan selama mancing di atas perahu?. Perbekalan ini bisa dibeli saat masih berada di darat, termasuk umpannya. Namun untuk pemilik perahu Mbolang tertentu, ada yang menyediakan acara masak di atas perahu. Wow, pasti akan tambah mengasyikan. Ini karena hasil mancing bisa langsung dimasak di atas perahu.

Di spot ini, ikan Baramudi yang didapat ukuranya monster. Jika beruntung, angler bisa mendapatkan ikan dengan ukuran rata-rata di atas 1 kg. Sehingga, spot Tanyep ini yang paling disukai dan diburu para angler. Bahkan, tidak hanya angler lokal, tetapi dari berbagai kota juga berburu Baramundi di spot ini, seperti dari Jakarta, Bandung, Tegal, Pemalang, Purwokerto dan Cirebon. Bahkan, mereka rela menginap di atas ranggon selama 1-2 hari.

 

2. Spot Muara Sungai Gangsa (Kaligangsa)

Spot mancing ini berada di Muara Sungai Gangsa atau Kaligangsa, yang berjarak sekitar 3-4 kilometer dari pusat Kota Brebes. Lokasinya berbatasan langsung dengan Kota Tegal. Mancing di spot ini, para angler tidak perlu menaiki perahu. Sebab, spot ranggon mancingnya berada di tepi jalan antara Desa Kaligangsa Wetan hingga Kaligangsa Wetan. Untuk perbekalan, baik makanan dan umpan juga sudah disediakan di warung-warung sekitar ranggon.

 

3. Spot Muara Sigeleng atau Watunan

Spot mancing di Muara Sungai Sigeleng Desa Randusanga Kulon, Kecamatan Brebes ini, biasa dikenal dengan sebutan Spot Watunan. Ya, di lokasi mancing itu, para angler akan memancing di atas bronjong batu. Selain itu, ada juga ranggon-ranggon yang disediakan warga setempat untuk para pemancing.

Spot Watunan Muara Sigeleng. Foto: dok/ facebook.com
Spot Watunan Muara Sigeleng. Foto: dok/ facebook.com

 

Untuk menuju spot ini sangat mudah, karena lokasinya berdampingan dengan obyek wisata Pantai Randusanga Indah. Ikan Baramundi di spot ini, tidak kalah besarnya, dan jika beruntung bisa mendapatkan moster Baramundi di sini.

Hasil buruan di Spot Watunan Muara Sigeleng. Foto: dok/facebook.com
Hasil buruan di Spot Watunan Muara Sigeleng. Foto: dok/facebook.com

 

4. Spot Sungai Pemali atau Spot Pilar

Spot mancing di alur Sungai Pemali ini dikenal dengan sebutan Spot Pilar. Lokasinya, di Dukuh Banjangsari Desa Randusanga Kulon, Kecamatan Brebes. Spot Pilar ini juga salah satu yang diburu para angler karena ukuran ikan Baramundinya yang besar.

Spot Pilar di Sungai Pemali Brebes. Foto: dok/facebook.com
Spot Pilar di Sungai Pemali Brebes. Foto: dok/facebook.com

 

Bahkan, ada seorang angler lokal yang mendapatkan Baramundi berbobot 20 kg lebih. Untuk mencapai spot ini, pemancing bisa menempuh dengan jalur darat, dengan jarak sekitar 5 kilometer dari pusat Kota Brebes. Sedangkan metodenya, angler akan memancing dari darat, di atas tanggul sungai dan pilar-pilar Sungai Pemali.

Hasil buruan di Spot Pilar Sungai Pemali. Foto: dok/ facebook.com
Hasil buruan di Spot Pilar Sungai Pemali. Foto: dok/ facebook.com

 

5. Spot Sungai Pemuda

Spot ini tidak jauh lokasinya dari Spot Pilar, karena memang Sungai Pemuda ini merupakan anak Sungai Pemali. Lokasi paling favorit para angler memancing di spot ini berada di pertigaan Sungai Pemuda. Selain lokasinya bagus, di tempat itu juga terdapat warung-warung yang menyediakan makanan dan umpan udang hidup. Namun untuk memancing di spot ini, tetap harus waspada karena buaya muara di sungai ini masih kerap muncul.

 

6. Spot Pandansari

Spot mancing Baramundi ini berada di Dukuh Pandansari, Desa Kaliwlingi, Brebes. Sungai tempat memancingnya masih di alur Sungai Pemali, tetapi sisi sebelah barat. Selain itu, ada juga spot yang berada di kawasan wisata Mangrovesari di pedukuhan tersebut. Bahkan, di tempat wisata kini juga disediakan perahu yang siap mengantar para angler berburu Baramundi dengan biaya berkisar Rp 300.000 per perahunya.

 

7. Spot Kluwut

Spot ini berada di kawasan Muara Sungai Kluwut, Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba, Brebes. Di spot ini disediakan ranggon untuk para pemancing, dengan biaya relatif murah. Ukuran ikan yang didapat juga tidak kalah dengan spot lainnya. Untuk menuju spot ini bisa ditempuh dengan jalur darat, berjarak sekitar 7-10 kilometer dari ibukota Brebes.

 

8. Spot Sawojajar

Spot mancing ini berada di Desa Sawojajar, Kecamatan Wanasari, Brebes. Metodenya Mbolang atau naik perahu. Biaya sewa perahu berserta tekong atau nahkoda Rp 200.000 untuk memancing seharian. Spot-nya juga hampir mirip dengan spot di Tanyep Sigempol. Namun hutan mangrove yang tumbuh lebih lebat.

 

9. Spot Pulogading

Spot mancing ini berada di Muara Sungai Lampes. Berada di Desa Pulogading, Kecamatan Bulakamba, Brebes. Lokasinya berjarak sekitar 10 kilometer dari ibukota Brebes. Di spot ini, metodenya memancing dari atas tanggul sungai.

 

10. Spot Kali Anyat Prapag Kidul

Spot mancing Baramundi ini berada di Desa Prapag Kidul, Kecamatan Losari, Brebes. Lokasinya berjarak sekitar 50 kilometer dari pusat ibukota Brebes. Metode mancingnya di atas ranggon, sama seperti di spot Sigempol. Namun untuk biaya antar perahu menuju ranggon lebih murah, hanya Rp 10.000/ orang.

Bagi para angler lokal, spot yang paling favorit dan kerap membuat ketagihan adalah Spot Tanyep Sigempol, Spot Watunan dan Spot Pilar. Itu karena ikan Baramundi yang menjadi buruan berukuran monster. Setiawan (40), pemancing asal Brebes mengaku, pernah mendapatkan ikan Baramundi berbobot 15 kg saat memancing di Spot Tanyep ini dengan metode ranggon. Tepatnya, di Ranggon Tamrin atau di kawasan Suryaman. Sedangkan untuk metode Mbolang, angler ini mengaku kerap mendapatkan ikan berukuran 3-5 kg.

Hasil buruan Mbolang di Spot Tanyep Sigempol. Foto: dok/ facebook.com
Hasil buruan Mbolang di Spot Tanyep Sigempol. Foto: dok/ facebook.com

 

“Kalau saya pribadi paling favorit yang di Spot Sigempol, dengan Mbolang. Selain bisa dipastikan dapat ikan, karena mancingnya berpindah-pindah, juga bisa sekaligus menikmati suasana hutan mangrove. Saya pernah mendapat 5 ekor Baramundi hanya dalam waktu dua jam. Ukurannya paling kecil 2 kg, yang lain antara 3-4 kg. Saat itu, saya mancing bersama seorang teman,” ungkapnya.

Chalimin (48), pemancing asal Kota Tegal mengaku, spot favoritnya di Sigempol, karena setiap berangkat mancing bisa dipastikan membawa pulang ikan buruan. “Ya sekitar dua bulan lalu, saya berangkat Mbolang di Suryaman. Alhamdulilah, dapat ikan ukuran 4 kg. Kalau ukuran antara 0,5 kg sampai 1 kg, setiap kali berangkat saya pasti bawa pulang. Namun tentunya ada triknya. Paling mudah kita harus melihat pasang surut air,” terangnya. (T07-red)

BERITA LAINNYA