Take a fresh look at your lifestyle.

Helikopter dan Stoom Wales Ikut Pawai Kendaraan Hias

155

SLAWI- Puluhan  kendaraan hias ikut menyemarakan pawai kendaraan hias dalam rangka perayaan ulang tahun ke-74 Republik Indonesia ini, Kamis (22/8) siang. Pawai yang diikuti dinas/instansi pemerintah dan  perusahan swasta ini menempuh perjalanan dimulai dari  GOR Tri Sanja, Jalan Juanda menuju  ke arah Utara tikungan kebun buah naga, Simpang 4 Langon Barat, ke Selatan Jalan Jenderal A Yani Simpang 4 Slawi Pos dan berakhir di Alun-Alun Hanggawana Slawi.

Kendaraan hias yang tampil dalam pawai tahun ini mengusung berbagai tema sesuai dengan  program dinas/instansi masing-masing.

Dinas Kesehatan bersama 29 Puskesmas menampilkan tema  diantaranya  Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), Stunting, Stop Buang Air Besar Sembarangan , penanganan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), dan akreditasi Puskesmas. Kendaraan hias dilengkapi dengan pesan-pesan kepada masyarakat.

Puskesmas Jatinegara misalnya, menampilkan kendaraan hias dengan bentuk rumah-rumahan yang didalamnya terdapat orang dengan gangguan jiwa yang dipasung. Di rumah-rumahan tersebut tertulis pesan Stop Pasung.

Kemudian Puskesmas Balapulang dengan tema akreditasi membawa kendaraan hias berbentuk helikopter yang bertuliskan Boeing 85. Sementara RSUD Soeselo Slawi tampil dengan kendaraan hias dengan tema layanan geriatri.

Kendaraan hias yang unik juga ditampilkan Dinas Pekerjaan Umum, yang siang itu menampilkan replika jembatan Kali Gung yang dicat warna-warni dan stoom wales.

Sementara itu, Kantor Kesbangpol dan Linmas membawa replika burung Garuda. Dibelakang burung garuda duduk Plt Kepala Kesbangpol dan Linmas Zaenal Arifin dan tiga pegawai. Mereka mengenakan kostum wayang dan punakawan.

Tak kalah dengan dinas lain, Setda Kabupaten Tegal tampil dengan kendaraan hias berbentuk pendapa. Sejumlah kecamatan juga tampil dengan kendaraan hias yang menampilkan komoditas unggukan wilayahnya.

Seperti Kecamatan Jatinegara, yang menampilkan replika berbentuk durian Jatinegara berwarna kuning, sedangkan Kecamatan Dukuhturi dengan replika kok.

“Kami menampilkan replika durian yang menjadi produk unggulan Kecamatan Jatinegara. Selain itu , juga membawa nangka, pisang, waluh dan cermai,”tutur Camat Jatinegara Suwatno, yang menyebutkan mengusung tema bebas korupsi.

Sepanjang perjalanan pawai kendaraan hias disambut antusias warga masyarakat. Warga menonton di sepanjang jalan yang dilalui peserta karnaval.

Selain kendaraan hias, turut pula peserta mengenakan sepeda motor seperti petugas penyuluh pertanian dan BPBD.

Maryati (69) warga Pangkah menyebutkan, dia datang ke Slawi untuk menonton pawai kendaraan hias. “Penampilan kendaraan hias bagus-bagus. Sayang pawai bercampur dengan kendaraan lain, termasuk bus dan truk yang lewat,”tuturnya yang melihat pawai di Jalan Jenderal  A Yani,Procot.

Hal senada juga disampaikan Aji  (72), yang menonton pawai bersama cucunya. Menurutnya, penonton menjadi kurang leluasa menikmati pawai kendaraan hias,  karena sering terhalang dengan kendaraan lain yang melintas dan menjejeri kendaraan hias peserta pawai. (Sari/Red 6)

 

 

 

 

 

 

BERITA LAINNYA