Take a fresh look at your lifestyle.

Heboh! Beredar Pesan WA Angka Covid di Kota Tegal Naik

206

TEGAL – Masyarakat Kota Tegal dihebohkan dengan beredarnya pesan berantai di media Whatsapp mengenai sejumlah karyawan Puskesmas dan tenaga medis yang terpapar Covid-19.

Dalam pesan itu disebut, angka Covid di Kota Bahari sedang mengalami kenaikan. Dimana karyawan Puskesmas Tegal Timur yang telah terpapar mencapai sembilan orang, RSUD Kardinah dua orang dan Dinas Kesehatan (Dinkes) satu orang.

Menyikapi kebenaran informasi tersebut, Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi belum bisa berkomentar banyak. Dirinya menegaskan masih berada melakukan Dinas Luar (DL).

“Saya lagi DL, belum mendapat updatenya,” singkat Jumadi saat dihubungi melalui pesan Whatsapp, Rabu (5/8) siang.

Terpisah, hal yang sama diutarakan Kepala Dinas Kesehata Kota Tegal, dr Sri Primawati melalui pesan Whatsapp. Dirinya menyebut, konferensi pers akan digelar Pemerintah Kota Tegal melalui Wakil Wali Kota pada Jumat mendatang.

Sejumlah wartawan yang menunggu untuk melakukan konfirmasi terhadap dr Prima belum membuahkan hasil. Selama hampir dua jam menunggu di lobi Dinkes, dr Prima tak kunjung menemui wartawan.

Terpisah, pelayanan kepada masyarakat tetap dilakukan di Puskesmas Tegal Timur hingga pukul 11.00 WIB. Dari hasil pantauan SMPantura.com, hanya Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) saja yang masih dibuka.

Salah seorang dokter Puskesmas, dr Rini Marini mengaku, pelayanan dibuka seperti biasa dengan menerapkan protokol kesehatan. Mulai dari mencuci tangan dan cek suhu sebelum masuk hingga mengenakan masker serta menjaga jarak.

Ihwal adanya sembilan karyawan Puskesmas yang diduga terpapar Covid, Rini menyebut belum mengetahui secara detil. Hanya saja, pada Rabu (5/8) terdapat dua karyawan Puskesmas yang izin tidak berangkat.

“Hari ini (kemarin-red) ada yang tidak masuk dua orang. Tetapi saya kurang tahu pasti, entah izin karena sakit atau cuti tahunan,” pungkasnya.

Ditambahkan dia, seluruh karyawan Puskesmas telah menjalani pemeriksaan swab pada Sabtu (1/8) kemarin. Jauh beberapa waktu sebelumnya, mereka terlebih dulu melakukan rapid test. (Haikal/ red10)

BERITA LAINNYA