Take a fresh look at your lifestyle.

Hasil PCR, Dua Anggota Keluarga TKI Penyintas B117 Positif

231

BREBES – Hasil Pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR) terhadap anggota keluarga Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, sebagai penyitas varian baru virus korona (Covid-19) atau B177, ternyata dua orang di antaranya dinyatakan positif. Hasil itu berbeda dengan pemeriksaan swab antigen yang dilakukan sebelumnya. dimana hasilnya semua negatif.

“Kami terima hasil pemeriksaan PCR ini yang dikeluarkan Pulabkes Kemenkes RI, Sabtu kemarin sekitar pukul 20.00. Hasilnya, dua anggota keluarga yang kontak erat dinyatakan positif. Yakni, seorang perempuan inisial K dan seorang laki-laki inisial M,” tandas Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Brebes, Imam Budi Santoso. Senin (8/3).

Dia menjelaskan, sejak kepulangan TKI A asal Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes tersebut, pihaknya telah memeriksa 8 orang. Mereka terdiri dari 7 orang anggota keluarga kontak erat langsung, dan A sebagai penyintas B117. Pemeriksaan berupa swab antigen dan pengambilan serum itu dilakukan pada Kamis (4/3) lalu. Hasil pemeriksaan swab antigen, semuanya negatif. Namun setelah hasil pemeriksaan PCR dari Puslabkes Jakarta keluar, dua dari tujuh orang kontak erat itu hasilnya positif. “Saat swab antigen memang hasilnya semua negatif, tapi setelah hasil PCR ini keluar ada dua orang kotak erat yang positif,” terangnya.

Selain melakukan tracing kepada 8 orang tersebut, lanjut dia, pihaknya juga melakukan tracing kepada kontak erat lini dua. Artinya, pemeriksaan difokuskan kepada warga yang juga melakukan kontak terhadap anggota keluarga TKI A tersebut. Itu dilakukan sebagai antisipasi penularan di lingkungan rumah A karena beberapa hari lalu sempat menggelar hajatan. Setidaknya ada 7 orang yang ditracing pada kontak erat lini dua tersebut. “Dari hasil swab antigen, ketujuh orang kontak erat lini dua ini negatif,” ujarnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, meski kedua anggota keluarga TKI A itu dinyatakan positif, tetapi sampai saat ini belum bisa diketahui jenis virusnya. Untuk memastikan itu, pihaknya telah kembali mengambil sample serum kepada mereka Minggu (7/2). Sample itu sudah dikirik ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. “Untuk saat ini, kami belum bisa memastikan yang positif itu karena tertular dari TKI A atau bukan. Kami belum bisa mengetahui jenis virusnya. Saat ini sampel serum untuk mencari jenis virusnya sudah kami kirim ke Jakarta,” paparnya. (*)

BERITA LAINNYA