Take a fresh look at your lifestyle.

Harga Cabai di Brebes Turun Imbas Covid-19

134

BREBES – Harga cabai merah di Kabupaten Brebes, kini mengalami penurunan. Kondisi itu terjadi lantaran stok panen cabai petani kesulitan dipasok luar daerah, karena dampak pendemi virus korona (covid-19).

Pantauan di Pasar Grosir Bawang dan Lombok Sengon, Kecamatan Tanjung, Brebes, harga cabai merah sudah mengalami penurunan sejak awal April lalu. Padahal saat ini stok di tingkat petani cukup banyak.

Jamilah (45), salah seorang pedagang di Pasar Grosir Bawang dan Lombok Sengon menuturkan, harga cabai merah saat ini hanya dikisaran Rp 6.000/ kg – Rp 7.000/ kg. Harga tersebut mengalami penurunan dari sebelumnya yang mencapai Rp 9.000/ kg – Rp 10.000/ kg. “Sudah sejak awal April harga cabai merah ini turun. Kalau stok di petani sih tersedia cukup,” ujarnya.

Menurut dia, turunnya harga cabai merah tersebut lebih dikarenakan faktor barang sulit dikirim ke luar daerah. Sehingga stok menumpuk di daerah penghasil. Itu terjadi karena dampak virus korona. Di sisi lain, akibat virus itu permintaan konsumen di luar daerah juga berkurang. Itu lantaran masyarakat yang enggan keluar rumah. “Biasanya cabai merah dari sini (Pasar Sengon-red) dikirim ke Jakarta, tapi sekarang pengiriman berkurang,” ungkapnya.

Parto (48) pedagang lainnya mengaku, turunnya harga cabai merah juga mempengaruhi pendapatan para pedagang yang semakin berkurang. Selain itu, aktivitas di Pasar Sengom juga cenderung sepi. Pihaknya tidak mengetahui sampai kapan harga cabai merah akan berangsur normal. “Ya kami berharap virus korona ini cepat berlalu, sehingga usaha kami juga kembali normal. Biasanya saat menjelang puasa harga cabai naik, tetapi ini malah turun,” pungkasnya.

(setiawan-red2)

BERITA LAINNYA