Take a fresh look at your lifestyle.

HAN, Anak-Anak Antusias Ikuti Festival Dolanan Tradisional

151

SLAWI – Pemerintah Kabupaten Tegal menggelar berbagai kegiatan dalam rangka mempengati Hari Anak Nasional (HAN) dan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXVI tingkat Kabupaten Tegal, Jumat (19/7).

Peringatan yang dipusatkan di Pendapa Amangkurat, Setda Kabupaten Tegal berlangsung meriah. Ratusan siswa-siswi  TK/RA dan SD/MI  hadir mengikuti berbagai kegiatan pagi itu. Mulai dari senam bersama dengan Bupati Tegal dan tamu undangan, menyimak dongeng dan menjajal berbagai permainan tradisional anak.

Festival dolanan tradisional anak yang digelar di lapangan dan di halaman pendopo menyedot perhatian anak-anak.  Pagi itu, mereka bisa mencoba berbagai permaianan yang sudah jarang ditemui di masa kini. Seperti , engklek , egrang dengan batok kelapa, dakon, lompat tali dan lomba bakiak.

Dolanan tradisonal anak tak hanya menarik anak-anak, tetapi juga Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tegal, Sisca Zulistia Ardie dan tamu undangan lain. Sisca bersama Ketua Dharma Wanita Kabupaten Tegal, Ratna Trisiyani Widodo serta Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB), Endang Kusdaryati menjajal bermain engklek dan bakiak.

Meski terlihat mudah, hanya melompati  susunan kotak-kotak yang digambar di jalan dan mengambil pecahan genteng atau biasa disebut patah, namun hal itu tak semudah yang dibayangkan . Saat mengambil patah dengan posisi merunduk dengan berdiri di atas satu kaki, mereka hampir saja kehilangan keseimbangan. “Terakhir kali main begini (saat) SD,”tutur Sisca saat ditanya kesannya usai bermain dengklek dan bakiak.

Sekretaris DP3AP2KB Kabupaten Tegal, Endang Kusdaryati menyampaikan, sedikitnya 260 anak diundang dalam kegiatan tersebut. Semua anak yang hadir mendapatkan bingkisan.  Dalam kegiatan ini, juga digelar pemeriksaan kesehatan dan pelayanan donor darah di dalam Pendapa Amangkurat serta pameran aneka produk.

Bupati Tegal, Umi Azizah pada kesempatan itu menyampaikan, ”Kita Anak Indonesia, Kita Gembira” menjadi slogan peringatan Hari Anak Nasional tahun ini. “Harapannya, ini akan menjadi momentum bagi anak-anak kita, anak-anak Indonesia untuk bergembira. Anak yang gembira bisa mengekspresikan kondisi lahir dan batin, karena hati yang gembira adalah obat yang manjur untuk memberikan kesehatan bagi jiwa dan tubuh manusia, termasuk pada anak-anak kita penyandang disabilitas,”sebutnya.

(Sari/ red38)

BERITA LAINNYA