Take a fresh look at your lifestyle.

Gurihnya Keuntungan Usaha Singkong Goreng

160

Di tengah-tengah masa wabah pandemi virus covid 19 gencar dikampanyekan agar masyarakat untuk dirumah saja, kampanye ini ditangkap oleh beberapa kalangan secara beraneka ragam. Tak sedikit mereka hanya rebahan saja tanpa melakukan aktivitas produktif apa pun. 

Namun, bagi Zaenal Muttaqin warga Desa Sijono, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, masa pandemi viru covid 19 justru memantik dan mamacu kreativitasnya melakukan segala daya produknya bisa laris dan disukai konsumen.

Selama enam bulan terakhir, Zaenal Muttaqin memfokuskan diri untuk mengembangkan produk hasil kreasinya yaitu Singkong Gorang dengan lebal Mas Boss. Singkong goreng yang telah diberi bumbu spesial ternyata mampu menaklukan pasar dunia kuliner di sejumlah daerah di Jawa Barat. 

Di sela-sela kesibukkan memproduksi singkong goreng, mantan penyiar Radio BSP FM Pekalongan itu menyampaikan, resep singkong goreng dengan cita rasa khas tersebut diperolehnya dari penelurusan mesin pencari google dan youtube. Selama tiga tahun, ia mencari dan mencoba berbagai aneka resep singkong goreng, hingga akhirnya menemukan yang cocok untuk produknya.

“Saya mulai fokus di usaha singkong goreng ini enam bulan terakhir. Tapi memulainya sudah dua tahun lalu dan untuk mendapatkan resep yang pas, saya melakukan riset di google dan youtube selama tiga tahun,” katanya.

Menurutnya, selama masa pandemi usaha singkong goreng justru meroket. Apabila beberapa bidang usaha atau sektor lain, dimasa pandemi mengalami terpurukan, hal demikian tidak berlaku bagi usaha yang digelutinya. Omzet per bulan rata-rata Rp 35 juta. 

Adapun pemasarannya saat ini, kata dia, masih didominasi wilayah di Jawa Barat dengan sasaran para agen makanan beku di sana. “Untuk mendapatkan harga grosir dan free ongkir, ia memberlakukan peraturan minimal pembelian, pemasaran kami menggunakan platform digital seperti media sosial,” katanya.

Mengenai bahan baku utama yang digunakan dalam usahanya adalah singkong, per hari pengusaha muda asal Desa Sijono, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang ini mampu menghabiskan singkong mencapai 200 kg atau dua kuintal. 

Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PKB Bisri Romly yang berkesempatan mengunjungi langsung rumah produksi Singkong Goreng Mas Boss mengapresiasi apa yang dilakukan oleh pengusaha muda ini. Menurut dia, hal demikian termasuk usaha kreatif. “Para pemuda semestinya harus kreatif dalam kondisi apa pun, meski disituasi sulit seperti saat ini, pemuda harus kreatif. Saya mengapresiasi apa yang dilakukan Mas Zaenal Muttaqin,” ujarnya. (gus-red16)

BERITA LAINNYA