Take a fresh look at your lifestyle.

Gunakan Nota Palsu Jual Beli Emas, Wanita Paruh Baya Ditangkap

187

KAJEN-Nekat menggunakan nota palsu untuk usaha jual beli emas, seorang wanita paruh baya ditangkap polisi kemarin.

Kapolres Pekalongan AKBP Aris Tri Yunarko, melalui Kasubag Humas Polres Pekalongan AKP Akrom mengatakan, Anggota Unit Reskrim Polsek Kedungwuni berhasil mengamankan seorang wanita paruh baya Yunarwati (50) warga Pekalongan Utara Kota Pekalongan terkait dengan kasus penipuan.

“Dalam menjalankan aksinya pelaku dengan cara mendatangi beberapa toko emas yang berada di daerah Kedungwuni. Di sana lalu menjual dan melakukan tukar tambah perhiasan emas yang tidak asli dan hanya memiliki kadar emas sedikit dengan menggunakan nota palsu yang mirip dengan nota-nota toko emas tersebut,” katanya.

Akibat aksi pelaku tersebut 2 (dua) toko emas di daerah Kedungwuni mengalami kerugian kurang lebih Rp 11 juta. Akibat kejadian tersebut korban melaporkan apa yang dialami ke Polsek Kedungwuni.

“Pelaku sendiri ditangkap dan diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Kedungwuni atas informasi dari salah satu pemilik toko emas yang ada di Kedungwuni. Bahwa pelaku datang kembali ke toko untuk melakukan aksi yang sama yakni menjual perhiasan emas tidak asli miliknya dengan menggunakan nota palsu,” jelas dia.

Karena pemilik toko emas dan karyawannya mengenali wajah pelaku yang sebelumnya melakukan aksi penipuan di toko, akhirnya pemilik usaha langsung menghubungi Polsek Kedungwuni. “Dalam hitungan menit anggota Polsek Kedungwuni tiba di lokasi dan langsung mengamankan Tersangka,” paparnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku sudah melakukan aksinya di 2 toko emas yang berbeda di daerah Kedungwuni antara bulan Maret dan April 2020. Guna kepentingan pemeriksaan lebih lanjut, akhirnya pelaku bersama barang bukti dibawa ke Polsek Kedungwuni.

“Saat ini pelaku sedang menjalani pemeriksaan oleh petugas Unit Reskrim Polsek Kedungwuni. Dan untuk mempertanggung jawabkan atas segala perbuatannya, akan dijerat dengan Pasal Pasal 378 KUHP Jo Pasal 65 KUHP atau 263 KUHP yang ancaman hukumannya 6 tahun penjara,” ucap Kasubbag Humas AKP Akrom. (Siti Masithoh/Red 11)

BERITA LAINNYA