Take a fresh look at your lifestyle.

GP Ansor Kabupaten Batang Gelar Safari Pesantren

109

BATANG – Guna memperkuat pengetahuan para santri di Pondok Pesantren yang berada di wilayah Kabupaten Batang, Gerakan Pemuda Ansor Nahdlatul Ulama (GP Ansor NU) Kabupaten Batang melaksanakan kegiatan safari pesantren.

Panitia acara tersebut, Nurul Umam mengatakan, safari pesantren ini merupakan ikhtiar Gerakan Pemuda Ansor NU Kabupaten Batang untuk memperkenalkan dan memperdalam pengetahuan para santri megnenai ke-NU-an, ideologi Ahlul Sunah Wal Jamaah, dan mengenai keorganisasian kepada para santri agar lebih siap dalam menghadapi era teknologi informasi komunikasi dan perkembangan zaman.

“Di era teknologi informasi komunikasi, dimana informasi bisa diperboleh secara bebas dengan mengakses internet melalui baik komputer maupun ponsel pintar, maka para santri harus dibekali pengetahun sejak dini mengenai ideologi Aswaja, ke-NU-an dan keorganisasian yang didirikan oleh para ulama nusantara ini,” kata dia, Senin (20/7/2020).

Sebagai perdana pesantren yang disambangi dalam pelaksanaan program Safari Pesantren ini adalah Pondok Pesantren Raudhaltul Uqul pimpinan KH M Ali MAsudi yang berlokasi di Desa Blado, Kecamatan Kabupaten Batang.

“Program ini diberi nama Safari Pesantren yang merupakan ikhtiar pengembangan pesantren dan kajian Islam PC GP Ansor Kabupaten Batang yang digawangi oleh Dai Aswaja X-35 Kabupaten Batang untuk memperkenalkan lebih dalam Ke-NU-an, ke-Aswaja-an dan ke-organisasi-an kepada para santri agar lebih siap dalam menghadapi era teknologi dan perkembangan zaman,” jelasnya.

“Acara dimulai dengan sambutan Ketua PC GP Ansor Kabupaten Batang yang diwakili oleh KH Sugeng Romadlon, sambutan Pengasuh PP Raudlatul Uqul KH M Ali Mas’udi dan diisi dengan acara inti oleh Kyai Ali Rochman yang menjelaskan tentang Ke-NU-an di era terkini,” sambungnya.

Ketua GP Ansor Kabupaten Batang, H Maulana Yusup, pada acara itu turut menyampaikan dengan adanya program ini dia berharap agar semua santri yang nantinya akan terjun ke masyarakat bisa lebih mudah beradaptasi dan mengenalkan manfaat berorganisasi, memahamkan Aqidah Ahlussunnah wal jamaah kepada keluarga maupun teman dekat. (gus-red16)

BERITA LAINNYA