Take a fresh look at your lifestyle.

Gowes Santuy, Masih Banyak Peserta Yang Abaikan Protokol Kesehatan

130

BUMIAYU- Seribuan pesepeda mengikuti “Gowes Santuy” di Lapangan Desa Kalijurang, Kecamatan Tonjong, Brebes, Minggu (12/7). Mereka datang dari berbagai wilayah di Brebes.

Sayangnya, dalam kegiatan tersebut, masih banyak peserta tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan. Mereka tidak memakai masker, tetap berkerumun dan tidak menjaga jarak. Kerumunan pesepeda dan warga juga terpantau di bibir panggung. Mereka bergoyang bersama ketika sejumlah biduan dangdut tampil.

Peserta Gowes Santuy dilepas oleh Bupati Brebes Idza Priyanti. Usai pengibasan bendera start, bupati yang sebelumnya menyerahkan bantuan sembako dan melakukan penanaman pohon, ikut gowes bersama suami dan pejabat yang mendampinginya. Gowes Santuy menempuh rute sepanjang 7 kilometer dimulai dari Lapangan Kalijurang-Galuhtimur dan kembali ke Lapangan Kalijurang.

Kepala Desa Kalijurang Edi Riyanto mengatakan, Gowes Santuy dilaksanakan karena wilayahnya merupakan zona hijau. Panitia juga telah mensyaratkan peserta untuk mematuhi protokol kesehatan. Menurut dia, Gowes Santuy dihelat bersama karang taruna bertujuan untuk menggairahkan Pasar Minggu Pagi.”Selain gowes, juga ada penanaman pohon dan donor darah,” ujarnya.

Sementara Bupati Brebes Idza Priyanti mengapresiasi semangat pemerintah desa dan Karangtaruna. Menurutnya, kegiatan bersepeda merupakan salah satu upaya untuk menjaga kesehatan sehingga terhindar dari virus corona.”Ini patut dicontoh karang taruna-karang taruna yang lain,” ujarnya.

Bupati juga menegaskan, Kabupaten Brebes sudah ditetapkan sebagai zona hijau sejak 27 Juni 2020.”Ini dinilai langsung berdasarkan angka reproduktif efektif Covid-19 Kabupaten Brebes. Nilainya 0,29 persen atau dibawah 1 persen sehingga (Kabupaten Brebes) dinyatakan zona hijau,” kata bupati.

Meski sudah zona hijau, bupati mengingatkan masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan. Adapun terkait dengan masih adanya pasien positif corona di beberapa wilayah selatan, bupati menjelaskan sudah dilakukan penanganan. Tim gugus tugas juga terus melakukan edukasi dan sosialiasi pencegahan penularan virus corona kepada masyarakat.”Untuk wilayah selatan, penerapan new normal masih akan dikaji lagi. New normal ini untuk membangkitkan kembali ekonomi masyarakat kita,” ujarnya. (Teguh Tribowo/red38)

 

BERITA LAINNYA