Take a fresh look at your lifestyle.

GMBI Tuding Belasan Pabrik di Brebes Bermasalah

- Sekda; Semuanya Berizin

182

BREBES – Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) menuding, belasan pabrik yang berdiri di Kawasan Industri Brebes (KIB), masih bermasalah. Sebab, pabrik-pabrik tersebut diduga belum mengantongi perizinan, tetapi bangunan sudah berdiri. Namun tudingan tersebut dibantah Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Brebes, Djoko Gunawan. Pasalnya, seluruh pabrik yang berdiri tersebut sudah resmi mangantongi perizinan.

Hal itu terungkap dalam audiensi antara GMBI dengan Pemkab Brebes, di Ruang Rapat Sekda Brebes, Selasa (11/2). Dalam audiensi yang dihadiri pejabat terkait tersebut, GMBI mendesak pemeritah daerah menindak tegas terhadap pabrik yang melanggar aturan tersebut. Awalnya, GMBI akan melaksanakan unjukrasa di Kantor Bupati terkait perizinan pabrik di Brebes. Namun unjukrasa itu batal dilaksanakan, karena Pemkab mau menerima mereka untuk beraudiensi. Sementara, ratusan masa sudah berkumpul di Sekretariat GMBI Brebes, di Kecamatan Tanjung.

“Dari data kami, ada sebanyak 15 pabrik yang diduga masih bermasalah ini. Permasalahaannya, pabrik-pabrik itu belum mengantongi izin,” ujar Kadiv Humas GMBI Jateng, Fajar usai audiensi dengan Pemkab Brebes, Selasa (11/2).

Dia mengungkapkan, bentuk perizinan yang belum dikantongi di antaranya, Izin Mendirikan Bangunan (IMB) hingga izin Analisa Dampak Lingkungan (Amdal). Bahkan, ada pabrik yang belum memiliki IMB, tetapi bangunannya sudah berdiri. “Ini real, data yang kami miliki ada 15 pabrik. Makanya, kami datang untuk mendorong Pemkab agar berani bertindak tegas terhadap pelanggaran ini,” tandasnya tanpa mengungkap pabrik mana saja yang diduga bermasalah tersebut.

Dalam audiensi itu, lanjut dia, pihaknya juga ingin mengklarifikasi atas data temuan tersebut, termasuk perizinan-perizinan pabrik lainnya. Keberadaan pabrik yang diduga bermasalah tersebut, tersebar di KIB. “Intinya, kami sebagai lembaga kontrol ingin mendorong pemerintah daerah agar menegakkan aturan. Kami awalnya memang akan demo besar-besaran, tetapi Pemkab sudah menerima kami untuk beraudiensi, sehingga aksi demo dibatalkan,” tandasnya.

Sementara Sekda Pemkab Brebes, Djoko Gunawan kepada wartawan menjelaskan, apa yang disampaikan GMBI itu tidak tepat. Sebab, semua pabrik yang berdiri di Brebes sudah mengantongi izin dari Kementerian. “Seluruhnya sudah berizin. Pabrik itu mengantongi izin dari Kementerian,” ujarnya.

(b.setiawan-red2)

BERITA LAINNYA