Take a fresh look at your lifestyle.

GMBI Tegal Raya Gelar Aksi Damai Tolak RUU HIP

139

TEGAL – LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Tegal Raya melakukan aksi damai di Gedung DPRD setempat, Senin (29/6) siang. Mereka menuntut dihentikannya pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP).

Ketua LSM GMBI Distrik Tegal Raya, Mulyadi dalam orasinya menyatakan secara tegas menolak RUU HIP. Dalam aksi tersebut, pihaknya mendesak Pemerintah Pusat dan DPR RI untuk menghentikan proses legislasi dan bukan sekedar menunda pembahasannya.

Pasalnya, jika RUU HIP disahkan, maka akan menjerumuskan bangsa dan negara ke dalam kehancuran. Bahkan, RUU HIP mengancam eksistensi dan merusak Pancasila sebagai ideologi dan Falsafah hidup bangsa serta dasar negara.

“RUU HIP akan mengkerdilkan kewibawaan dan martabat Pancasila yang telah memiliki kedudukan dan fungsi yang kuat sebagai dasar negara sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD 45 alinea ke-4. Karena adanya upaya untuk memangkas sila yang ada di dalam Pancasila dari 5 sila menjadi tri sila bahkan eka sila,” tegasnya.

Puluhan massa juga meminta Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) untuk menindak anggota dewan dari partai manapun yang mengusulkan, menginisasi dan memasukan pembahasan RUU HIP kepada Badan Legislasi DPR RI. Sebab, hal tersebut mengakibatkan kegaduhan nasional dengan hukum.

Usai berorasi, perwakilan massa kemudian ditemui Wakil Ketua DPRD Kota Tegal, Habib Ali Zaenal Abidin dan Wasmad Edi Susilo. Habib Ali menyatakan siap untuk melanjutkan apa yang menjadi aspirasi dari rekan-rekan GMBI. Aspirasi yang disampiakan diteruskan kepada pimpinan terlebih dulu.

“Apa yang menjadi aspirasi akan kita teruskan ke DPR RI. Karena di sini kami berada di legislatif,” pungkasnya.

Sementara Wasmad Edi Susilo menyampaikan apresiasi atas penyampaian aspirasi yang berjalan dengan tertib. Karenanya, pihaknya berharap ini dijaga sampai selesai. Usai menyampaikan aspirasi, massa kemudian membubarkan diri dengan tertib. (Haikal/ red10)

BERITA LAINNYA