Take a fresh look at your lifestyle.

Gelapkan Uang Pembelian Rumah, Direktur PT Rosalia Sukses Propertindo Ditahan

172

SLAWI,smpantura.com – Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Tegal berhasil mengungkap kasus penipuan dan penggelapan uang pembelian perumahan yang dilakukan oleh direktur PT Rosalia Sukses Propertindo. Direktur perusahaan tersebut, Rosa Indriani Lesmana (35) atau RI ditangkap 8 Mei 2021 di Kecamatan Pasirbeusi, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Waka Polres Tegal Kompol Didi Dewantoro menyampaikan, kasus tersebut bermula dari penawaran penjualan perumahan murah Rosa Residence yang dibuka oleh PT Rosalia Sukses Propertindo yang berkantor di Green Texin, Kelurahan Dampyak, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal.

Penawaran yang dilakukan sejak Maret 2020 dengan mengunakan jasa marketing dan via media sosial (facebook) berhasil menarik minat masyarakat untuk membeli perumahan tersebut.

RI menjanjikan bagi konsumen yang baru membayar uang muka (DP) dijanjikan akan mendapatkan dan menempati perumahan tersebut pada Januari 2021. Dan bagi konsumen yang sudah melakukan pembayaran lunas di bulan November 2020 akan menempati rumah di bulan Januari 2021 dengan iming –iming mendapatkan hadiah berupa pemasangan kanopi dan AC gratis.

Didi menyebutkan, sejumlah konsumen sudah ada yang membayar uang muka dan ada pula yang sudah membayar lunas. Namun, sampai saat ini PT Rosalia Sukses Propertindo belum melaksanakan pembangunan perumahan tersebut.

“Padahal, sesuai kesepakatan, perumahan tersebut akan segera dibangun dan para konsumen dijanjikan akan menerima kunci rumah atau menempati perumahan tersebut pada Januari 2021. Tapi, tidak ada satupun rumah yang dijanjikan diberikan pada konsumen,”jelas Waka Polres Didi didampingi Kasat Reskrim Polres Tegal AKP I Dewa Gede Ditya Krishnanda, pada konferensi pers di Mapolres Tegal, Rabu (19/5).

Konsumen yang merasa telah ditipu selanjutnya melaporkan kasus tersebut kepada Polres Tegal. Sedikitnya 16 laporan diterima polisi. Didi menyebutkan, perumahan tersebut tak kunjung dibangun karena perusahan belum memiliki ijin pembangunan dari instansi terkait.

Lebih lanjut, Didi menjelaskan, dana yang diterima dari konsumen, digunakan untuk operasional PT Rosalia Sukses Propertindo, salah satunya dibelikan mobil HRV warna merah. Adapun kerugian yang dialami konsumen, dari 16 laporan yang diterima sekitar Rp 1,23 miliar. Dengan ditangkapnya RI, polisi juga mengamankan 56 kuitansi pembayaran rumah dan satu unit mobil HRV warna merah. Atas kejahatan yang dilakukan, RI disangkakan pasal 378 KUHP dan/atau pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara
paling lama empat tahun. (T04-Red)

BERITA LAINNYA