Take a fresh look at your lifestyle.

Gantikan AC, Pintu Rusunami Kota Tegal Bisa Atur Suhu Udara

197

TEGAL – Rusunami (Rumah Susun Sederhana Milik) Kota Tegal yang dibangun hasil kerja sama antara Pemkot Tegal, Japan International Coorporation Agency (JICA) dan Lembaga Afiliasi Penelitian Indonesia Institut Teknologi Bandung (LAPI ITB), low emission atau rendah emisi carbon karena tanpa menggunakan Air Conditioner (AC). Namun demikian, ruangan di Rusunami bisa tetap adem karena memiliki pintu yang bisa digunakan untuk mengatur suhu udara ruangan.

“Pintu didesain secara khusus, karena pintu ini bisa ditutup dan dibuka sesuai dengan kebutuhan. Tujuannya agar memudahkan pertukaran sirkulasi udara yang masuk dan keluar,” kata Dr Kubota Tetsu dari Hiroshima University Jepang saat kunjungan ke Rusunami Kota Tegal, baru-baru ini. Kunjungan itu didampingi Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi dan pejabat Pemkot Tegal lainnya. Sementara itu, rombongan dari Jepang yakni Senior Representative JICA Indonesia Takatoi Shunsuke, JICA Head Offic Japan Sawayama Yuka, Consultant Dr Inoue Yoichi dan Mr Suzuki Tetsuya, dan dari University of Tokyo Dr Tsutsumi Atsushi dan Ms Sawatari Miku JST.

Dr Kubota mengatakan, pintu berukuran kurang 1X2 meter itu, memiliki dua lapisan yakni bagian luar lapisan yang berlubang kecil-kecil dan satu lapisan di dalam rapat tak berlubang. Lapisan yang rapat di bagian dalam dapat digunakan untuk mengatur suhu.  Jika suhu di dalam panas dan ingin ada udara sejuk yang masuk, maka pintu dapat dibuka dengan menggeser lapisan yang rapat.

“Tergantung suhu udara. Kalau dingin lapisan bisa ditutup, kalau panas bisa dibuka,” jelas Kubota.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tegal Jumadi berseloroh mengenai pintu tersebut. Bagi orang Tegal jika sudah melihat bentuknya, maka akan mudah untuk meniru pintu tersebut. Itulah yang menyebabkan orang Tegal dikenal sebagai Jepangnya Indonesia. “Ini hanya bercanda ya,” ungkap Jumadi berseloroh.

Jumadi juga mengapresiasi fasilitas Rusunami yang memiliki 12 unit tersebut yang dikatakannya tidak kalah dengan berbagai apartemen yang ada di Ibu Kota. Dengan memiliki tempat tidur di atas, tentu sirkulasi setiap unit tetap terjaga.  Pembangunan Rusunami berkonsep Go Green untuk mensuport Paris Agrement 2030, merupakan wujud keseriusan Pemkot Tegal dalam mengurangi penggunaan AC yang selama ini menjadi penyumbang carbon. Pembangunan Rusunami ini dapat mereduksi polusi atau karbon, sehingga pertukaran udara akan menjadi lebih baik.

“Pembangunan ini diharapkan bisa menjadi percontohan daerah lain di seluruh wilayah Indonesia, khususnya perkotaan dan dapat memacu pertumbuhan ekonomi Kota Tegal yang berdaya sain,’’ ujar Jumadi. (Wiwit/red03)

BERITA LAINNYA