Take a fresh look at your lifestyle.

Fraksi PKS Soroti Pesta Kembang Api Penutupan PSBB Tegal

149

TEGAL – Rencana Pemerintah Kota Tegal menggelar penyemprotan desinfektan melalui udara dan apel malam penutupan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan penyalaan kembang api di Alun-alun mendapat sorotan dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Tegal.

PKS menilai, acara tersebut hanyalah sebuah selebrasi yang berlebihan dan sekadar mencari sensasi belaka di tengah pandemi.

“Secara nasional sebenarnya kita masih harus waspada dari penyebaran Covid-19. Apalagi daerah tetangga statusnya masih zona merah,” ungkap Ketua Fraksi PKS, H Amiruddin, Lc, Kamis (21/5) malam.

Amiruddin menambahkan, meski Kota Tegal telah kembali menjadi zona hijau, namun pada dasarnya kondisi tersebut belum benar-benar 100 persen aman. Mengingat warga Kota Bahari belum seluruhnya menjalani rapid test untuk memastikan semua negatif Covid-19.

Bahkan, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Tegal juga masih banyak. Boleh jadi masyarakat yang berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) juga banyak.

“Dua acara tersebut lebih terkesan cari sensasional dan pastinya menghamburkan banyak biaya, di tengah kondisi warga yang masih banyak kesulitan ekonomi. Sementara manfaat langsung dari dua agenda untuk pencegahan Covid-19 ini tidak bisa diukur dengan baik dan jelas,” katanya.

Jika ini terjadi, prediksi Amir, potensi massa berkumpul justru tidak akan terelakkan, social dan physical distancing akan lebih sulit dikendalikan. Terlebih, agenda tersebut dilakukan menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri.

Sementara, anggota Fraksi PKS, Rachmat Rahardjo mengemukakan, PKS menyadari Wali Kota memiliki kewenangan penuh dalam penggunaan anggaran penanganan Covid-19, tanpa harus meminta persetujuan DPRD. Sebab, hal tersebut sudah diatur dalam SKB Menteri Keuangan dan Dalam Negeri.

“Mestinya Pemkot perlu lebih cermat dalam membuat sebuah program, apalagi dalam situasi sulit seperti ini. Boleh-boleh saja cari sensasi. Tetapi sensasi untuk tindakan positif yang tidak melampaui standar capaian rata-rata orang,” tegasnya. (Haikal/ red 10)

BERITA LAINNYA