Take a fresh look at your lifestyle.

Fraksi PDIP Tak Ikutkan Anggotanya di Pansus Jasa Kontruksi

110

SLAWI – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tegal tak ikut andil dalam pembentukan Raperda Jasa Kontruksi. Hal itu dikarenakan pembahasan Raperda tersebut dinilai tidak terlalu mendesak. Fraksi PDI Perjuangan berkomitmen untuk tetap berperan aktif dalam pencegahan penyebaran Virus Korona (Covid-19).

“Belum urgen. Belum begitu mendesak untuk saat ini,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tegal, Rustoyo yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal, Minggu (14/6).

Dikatakan, alasan Fraksi PDI Perjuangan tidak mengikutkan anggota dalam Pansus Jasa Kontruksi, dikarenakan pendemi Virus Korona belum berakhir di Kabupaten Tegal. Dengan kondisi tersebut, protokol kesehatan dalam menghadapi Covid-19 harus tetap dijalankan secara maksimal. Diantaranya, membatasi aktivitas di luar rumah, dan bertemu dengan banyak orang.

“Kita selalu waspada dengan Korona. Penularan bisa lewat media apa pun, sehingga kita harus berhati-hati dengan membatasi aktivitas di luar rumah,” katanya.

Kewaspadaan itu, lanjut dia, harus tetap dijaga karena Orang Tanpa Gejala (OTG) di Kabupaten Tegal cukup banyak. Mereka bisa menularkan virus itu secara mudah dan cepat. Di samping itu, Fraksi PDI Perjuangan berkomitmen untuk mematuhi himbauan pemerintah dengan upaya pencegahan dan fokus terhadap pemulihan ekonomi.

“Itu yang menjadi kosentrasi kita semua, termasuk Fraksi PDI Perjuangan,” tegasnya.

Rustoyo mengungkapkan, dalam pembahasan setiap Pansus dipastikan adanya kunjungan kerja ke luar daerah untuk studi banding. Hal itu salah satu alasan lainnya Fraksi PDI Perjuangan tidak mengikutkan anggotanya dalam pembahasan Pansus Jasa Kontruksi. Pasalnya, hampir setiap daerah terdapat kasus Virus Korona yang bisa menular ke siapa pun.

“Kami lebih intens turun kebawah. Sedih dan senang bersama rakyat,” pungkasnya. (Wiwit-red03)

BERITA LAINNYA