Take a fresh look at your lifestyle.

Era New Normal, Pemkab Diminta Dorong Masuknya Investor Hotel Berbintang

131

BATANG – Memasuki era new normal, jajaran Pemkab diharapkan bisa meningkatkan kinerja mereka. Salah satunya dengan mendorong agar investasi terus masuk ke Kabupaten Batang. Termasuk investor di bidang perhotelan yang kini ditunggu masyarakat.

”Di tengah dalam era new normal sekarang, Pemkab tidak boleh hanya menunggu. Tapi harus mengambil inisiatif dalam mendorong masuknya investor. Dalam bidang perhotelan, masyarakat menunggu masuknya investor hotel berbintang,” ujar Wakil Ketua DPRD Batang Nur Untung Slamet, Kamis (2/7).

Dia mengatakan, Kabupaten Batang saat ini memili potensi sangat besar untuk menjadi daerah maju. Itu ditandai dengan kehadiran PLTU terbesar di Asia Tenggara, pelabuhan niaga, tol dan jalur rel ganda. Belum lagi potensi alam dan pariwisatanya yang kini menggeliat. Kehadiran PLTU juga telah membuat nilai investasi di Batang menjadi terbesar kedua di Jawa Tengah di 2019. Di tahun ini nilainya juga termasuk besar. Namun, itu tidak boleh membuat jajaran Pemkab berhenti. Berbagai peluang (opportunity) harus terus dicari, termasuk investor di bidang perhotelan.

” Kehadiran investor berbintang yang masuk akan sangat bagus untuk mengangkat nama Batang. Sebab hotel berbintang merupakan salah satu indikator kemajuan suatu wilayah. Baik dalam konteks daerah industri, jasa, pendidikan maupun perdagangan. Jadi tantangan Pemkab yang saat ini harus direalisasikan adalah memastikan kehadiran investor hotel berbintang di Kabupaten Batang,” tuturnya.

Untung menjelaskan, tumbuhnya investasi hotel berbintang juga bisa menunjukan pertumbuhan ekonomi yang baik di suatu wilayah. Saat ini Batang sebenarnya memiliki semua prasarat untuk menjadi daerah maju dengan potensi yang dimiliki. Ke depan misalnya, akan ada kawasan industri di Kecamatan Tulis dan sekitarnya.

Itu sebagai bagian dari perubahan Perda Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW). Kehadiran PLTU berkapasitas besar 2×1.000 megawatt diharapkan bisa menjadi magnet untuk masuknya industri dalam skala besar. Menteri BUMN Erick Thohir juga sudah berencana untuk memindahkan kawasan industri di Brebes ke Batang karena hambatan pembebasan lahan di Brebes. Disisi lain, Pemkab juga terus berupaya mengembangkan wisata sebagai prioritas pembangunan yang akan bisa menarik wisatawan.

”Membaca perkembangan situasi yang ada saat ini, mau tidak mau, maka investasi hotel berbintang sangat dibutuhkan di Kabupaten Batang. Dengan hadirnya hotel-hotel berbintang, maka kelas Batang akan meningkat dan masuk dalam peta nasional daerah-daerah yang pertumbuhan ekonominya melesat. Disamping itu juga akan mendukung perkembangan industri dan pariwisata yang membutuhkan hunian serta untuk Meeting Incentive Converence Exhibition (MICE) di Batang. Jadi, jangan sampai justru daerah lain yang memanfaatkan,” pungkasnya.

(T.Suhito-red2)

BERITA LAINNYA