Take a fresh look at your lifestyle.

Enam Peserta Calon Sekda Ikuti Uji Kompetensi Manajerial dan Sosio Kultural

137

TEGAL – Enam peserta calon Sekretaris Daerah (Sekda) mengikuti tahapan lanjutan untuk proses seleksi terbuka dan kompetitif Pengisian Jabatan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kota Tegal. Yakni, uji kompetensi manajerial dan sosio kultural di Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jateng, Rabu (27/11).

Mereka yaitu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal, Johardi, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kota Tegal, Irkar Yuswan Apendi, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tegal, Joko Sukur Baharudin, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Tegal, Bajari, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tegal, Nurhayati dan Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Tegal, Suspriyanti.

Uji Kompetensi Manajerial dan Sosio Kultural dibuka oleh Kepala BKD Provinsi Jateng, Wisnu Zaroh dan dihadiri oleh Wali kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, Wakil Wali Kota Tegal Muhammad Jumadi, Pj Sekda Kota Tegal, Imam Badarudin dan Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Achmad Rofa’i, Sekretaris Pansel, Yayat Hidayat Amir serta tiga anggotanya, Roby Setiadi, Burhan Eko Purwato dan Tuhana.

Menurut Wali Kota, Dedy Yon Supriyono, proses seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Sekretaris Daerah Kota Tegal secara terbuka dan kompetitif telah mendapatkan rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). “Proses ini akan menjadi tonggak awal bagi kami, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal untuk melaksanakan amanat reformasi birokrasi dalam melaksanakan pemerintahan yang berdedikasi menuju Kota Tegal yang bersih, demokratis, disiplin dan inovatif sebagai perwujudan tata kelola pemerintah yang baik dan bersih,” katanya.

Dia berharap, Tim Pansel bisa memberikan ujian dan dapat menunjukkan calon sekda yang berkualitas dan bukan orang yang memiliki permasalahan hukum. “Jangan sampai setelah diangkat dipilih nanti orangnya masalah. Jangan sampai nanti salah memilih orang. Oleh karena itu rekam jejak penting, harus steril, harus benar. Dengan adanya dipilihnya sekda definitif dari hasil seleksi terbuka tersebut, diharapkan tahun depan sudah tidak ada lagi Plt sampai ke struktural dibawahnya,” katanya.

Sementara itu, Kepala BKD Provinsi Jateng, Wisnu Zaroh mengatakan sesuai dengan Perman PANRB No. 38 Tahun 2011 tentang Standart Kompetensi ASN ada 9 kompetensi untuk uji kompetensi manajerial dan sosio kultural. Kesembilan kompetensi itu antara lain kompetensi sosio kultural, kompetensi kerja sama, kompetensi lisan, kompetensi orientasi pada hasil, kompetensi pelayanan publik, pengembangan orang lain, mengelola perubahan, pengambilan keputusan, perekat bangsa.

Uji Kompetensi tersebut diketuai oleh Tim Uji yaitu Sukardi yang juga Kanit penilaian Kompetensi ASN BKD Provinsi Jateng dibantu SDM Aparatur sebanyak lima orang assesor dan satu petugas administrasi untuk memandu, mengamati dan mendokumentasikan hasil pengamatan.

Sukardi mengatakan materi yang diujikan antara lain wawancara, in basket atau diskusi, leaderless group discusion, dan proposal writing. Setelah dilaksanakan uji kompetensi, maka hasil uji tersebut harus mengumumkan hasilnya paling lambat tanggal 1 Desember 2019 sesuai dengan jadwal yang telah disusun. “Kami akan menyusun laporan secara keseluruhan maupun perorangan mengenai profil kompetensi dan narasi singkatnya, serta kesimpulan,” katanya. (Wawan Hoed/Red1)

BERITA LAINNYA