Take a fresh look at your lifestyle.

E-Ticketing Diberlakukan di Obyek Wisata Guci Mulai 1 September

75

SLAWI- Pengelola Daerah Tempat Wisata (DTW) Guci , Kabupaten Tegal mulai 1 September 2020 akan memberlakukan layanan pembayaran tiket secara elektronik (e-ticketing).

Layanan e-ticketing akan diberlakukan 100 persen di pos utama masuk kawasan Guci, sedangkan di tiga pos terobosan masih menggunakan karcis, karena belum memiliki sarana dan prasarnanya.

Kepala Pengelolaan Obyek Wisata Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Ahmad Hasib mengatakan, penerapan e-ticketing sebagai bentuk komitmen terhadap kebijakan yang dicanangkan Pemkab Tegal , terkait dengan akuntabilitas pengelolaan retribusi  dan optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) di era pandemi Korona.

“E-ticketing merupakan sistem layanan pungutan retribusi, dimana kami menggunakan alat mPOS. Layanan ini secara online dan real time terkoneksi dengan layanan aplikasi Bank Jateng, sehingga saat kami menggunakan alat mPOS untuk memungut retribusi pariwisata, maka secara langsung terhubung dan diakui sebagai pendapatan atau setoran ke kas daerah melalui Bank Jateng,”terang Hasib, Senin (31/8).

Hasib menjelaskan, untuk sementara layanan e-ticketing dilakukan secara tunai. Setelah pengunjung membayar retribusi secara tunai, maka akan mendapatkan struk elektrik sebagai ganti karcis.

Adapun layanan non tunai belum dapat dilaksanakan. Pihaknya sedang mengajukan ke Bank Indonesia (BI) terkait Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Pengajuan sudah sejak sepekan ini.

“Nanti kami  akan diberi barcode oleh BI, sehingga bisa  memberikan pelayanan pembayaran non tunai pada pengunjung. Jadi ketika masuk kawasan Guci, pengunjung bisa memilih membayar retribusi dengan menggunakan alat pembayaran tunai, maupun nontunai dengan barcode atau QRIS, bagi yang memiliki dompet digital seperti OVO atau GoPay,”jelasnya.

Sementara itu, bagi warga lokal, seperti warga Dukuh Pekandangan dan Desa Guci, yang keluar masuk kawasan Guci,tidak akan dikenakan retribusi.

Ke depan, pihaknya akan minta pada Pemda Kabupaten Tegal untuk membuat jalur khusus bagi warga lokal yang melintasi kawasan Guci, tepatnya di belakang pos layanan retribusi.

“Disitu akan kita bangun jalur khusus untuk warga Dukuh Pekandangan dan Desa Guci,”kata dia. (Sari/Red-06)

BERITA LAINNYA