Take a fresh look at your lifestyle.

Dua Anak Tenggelam, Ditemukan Dengan Keadaan Tidak Bernyawa

108

PANGKAH – Dua orang anak asal Desa Kedungbanteng, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal tenggelam di kolam bekas galian batu bata di Desa Paketiban, Kecamatan Pangkah, Sabtu (6/3) sore.
Kedua korban tersebut Fahri Ramadan (13) warga Desa Kedungbanteng RT 20 RW 10 Kecamatan Kedungbanteng, dan Ahmad Faiz Ramadan (13), warga Desa Kedungbanteng RT 21 RW 10 Kecamatan Kedungbanteng.

Setelah dilakukan pencarian selama lebih dari 12 jam, sejak Sabtu (6/3) sore, tim SAR gabungan Kabupaten Tegal berhasil menemukan tubuh korban, Minggu (6/3) sekitar pukul 07.10. Keduanya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka.

Kapolsek Pangkah AKP Awan Agus Setijono menyampaikan, pihaknya mendapatkan laporan dari warga tentang dua anak tenggelam sekitar pukul 17.30. Selanjutnya berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB), TNI, PMI, Galawi Rescue dan Ubaloka untuk melakukan pencarian.

Menurut Awan, korban tenggelam saat mandi di kolam bekas galian batu bata sekitar pukul 16.00. Keduanya diduga tidak bisa berenang. Lokasi kolam berada di belakang Gedung Serba Guna milik Pemerintah Desa Paketiban. Rencananya kolam tersebut akan dibuat kolam pemancaingan.
“Mereka berenang dengan teman-temannya, bertujuh. Yang tenggelam dua orang,”jelasnya, Minggu (7/3) pagi.

Awan menyebutkan, di sekitar kolam telah dipasang papan larangan berenang. “Dari penuturan pihak desa, kolam sudah dipasang pagar, tapi kerap dirusak anak-anak. Selain itu juga dipasang papan larangan mandi di kolam,”sebutnya.

Untuk itu, mencegah kejadian terulang, Awan mengimbau agar pihak desa memasang pagar keliling dan melakukan pengawasan. Upaya pencarian korban berlangsung sekitar 12 jam. Selain mengerahkan tim selam, juga menggunakan satu perahu karet.

Tim SAR dibantu warga juga melakukan penyedotan air kolam dengan menggunakan 12 pompa air.
Anggota Galawi Rescue, Agus Dwi Cahyono mengatakan, kolam belas galian batu bata memiliki panjang sekitar 70 meter dengan lebar 15 meter. Adapun kedalaman kolam bervariasi. “Kedalaman kolam mulai 1 meter, 3 meter hingga 6 meter,”sebut Agus yang turut menyelam melakukan pencarian korban.

Agus mengatakan, sebelum mengetahui dua korban tenggelam, teman-teman korban saat itu tengah menolong salah seorang teman yang hampir tenggelam.

“Teman-teman korban menolong satu anak yang hampir tenggelam, dan berhasil diselamatkan. Pas nengok kedua korban (Fahri dan Faiz) tidak ada. Mereka lalu pulang dan melaporkan pada keluarga,”jelasnya.

BERITA LAINNYA