Take a fresh look at your lifestyle.

DPRD Minta Pemkot Tegal Segera Cairkan Bansos PPKM Darurat

84

TEGAL, smpantura.com – Belum diberikannya bantuan sosial bagi masyarakat yang terdampak Covid-19 mendapat sorotan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tegal. Padahal, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat sudah berlangsung selama 15 hari.

Oleh karena itu, DPRD berharap dan meminta agar Pemerintah Kota Tegal dapat merealisasikan bantuan melalui Jaring Pengaman Sosial (JPS). Selain bansos, bantuan untuk kegiatan belajar daring juga diminta dianggarkan kembali.

Wakil Ketua DPRD Kota Tegal, Habib Ali Zaenal Abidin mengatakan, dirinya menyayangkan masih rendahnya serapan anggaran penanganan Covid-19. Sebab, dari total Rp 57 Miliar baru terserap sekitar Rp 17,5 Miliar.

Menurutnya, dimasa PPKM darurat, yang saat ini dibutuhkan adalah bantuan JPS berupa sembako. Namun, bantuan itu tentu saja bukan hanya untuk mereka yang tidak mampu yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) saja.

“Bagi warga yang betul-betul tidak mampu yang tidak masuk DTKS, atau yang sebelumnya mendapatkan namun dihapus juga diusulkan kembali,” jelasnya.

Sebab, kata Habib, saat dirinya turun ke lapangan, memang kalau dilihat dari rumahnya layak huni. Namun, itu bukan jaminan kalau mereka dari keluarga mampu. RT/ RW perlu melakukan validasi data dan mengusulkan kepada Kelurahan.

“Karenanya, kami minta agar yang tidak mampu diusulkan. Kemudian untuk JPS sudah dianggarkan Rp 2,6 Miliar dan baru terserap 60 juta. Kami berharap bisa segera direalisasikan. Kalau jumlah dibutuhkan tidak cukup ambil belanja tidak terduga,” tandasnya.

Selain itu, pihaknya juga berharap, kalau memang pandemi masih berjalan dan kegiatan belajar mengajar dengan sistem online, maka anggaran yang sudah dianggarkan untuk itu senilai Rp 3,2 M di APBD ubahan bisa dianggarkan kembali. Sehingga bisa dimanfaatkan oleh anak-anak yang tidak mampu.

“Kami juga mengusulkan sesuai dengan himbauan Gubernur, agar setelah salat Maghrib, Isya dan Subuh dilaksanakan istighosah. Pesertanya dibatasi para takmir dan disiarkan melalui speaker,” pungkasnya. (T03-red)

BERITA LAINNYA