Take a fresh look at your lifestyle.

Dokter Didorong Kuasai Ilmu Hukum

246

PEMALANG – Dokter yang bertugas di Pemalang didorong untuk menguasai ilmu hukum. Bagi para dokter menurut Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Darmanto penguasaan ilmu hukum itu penting lantaran terjadi perubahan mental dan pola pikir pasien saat mendapatkan pelayanan dokter.

Untuk menambah wawasan ilmu hukum IDI menggelar diskusi hukum kesehatan di sekretariat IDI, Jl Sulawesi, Pemalang, kemarin.”Kegiatan diskusi ini adalah pertemuan pertama di 2020 sejak pelantikan Pengurus IDI, kami ada program agar IDI menggelar kegiatan ilmiah setiap bulan,”kata Darmanto.

Melalui kegiatan tersebut diharapkan dokter bisa membuktikan bahwa pelayanannya kepada masyarakat sudah profesional. Adapun untuk menambah wawasan hukum lebih luas lagi IDI menyilakan anggotanya untuk menempuh studi di Fakultas Hukum Universitas Terbuka (UT) Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ) Semarang. Para dokter pun tertarik sehingga mereka mendaftar dan jumlah mencukupi untuk mencapai satu kelas perkuliahan UT.

Sementara itu dalam diskusi kemarin nara sumber yang hadir adalah AKBP (Purn) Iskandar kandidat doktor dan dosen UT UPBJJ Semarang, Barokah Widuroyekti Kepala UT UPBJJ Semarang dan Ismail Muslich dari Lembaga Asuransi di Semarang. Iskandar dalam materinya menyampaikan tentang teknik mediasi sengketa medik dan alternatif penyelesaian sengketa.

 

Iskandar mengambil contoh kasus malpraktek yang terjadi di Pemalang pada tahun 1994. “Dalam contoh kasus semacam itu ada alternatif penyelesian antara lain melalui konsiliasi, negoisasi, mediasi, abritase,”kata Iskandar.

Sementara itu usai diskusi hukum kesehatan tim dari UT UPBJJ bersilaturahmi dengan Kapolres Pemalang AKBP Edy S Sitepu. Kapolres mengatakan dirinya mendorong anggota untuk kuliah dalam rangka menambah wawasan agar anggota bisa sarjana hukum. Nanti ilmu yang diperoleh di perkuliahan bisa untuk menunjang tugas-tugas.

“Melalui kuliah akan merubah pola pikir dari semula hanya lulus SMA bisa membawa diri anggota bahwa dia sekarang sarjana,”kata Kapolres. Kemudian kata dia ketika anggota sudah sarjana maka bisa mengikuti sekolah keperwiraan.

Kepala UT UPBJJ Semarang Barokah Widuroyakti mengatakan kedatangan ke Pemalang dalam rangka memasyarakatkan program-program UT lantaran UT itu perguruan tinggi yang memberikan akses ke seluruh lapisan masyarakat.”Kebetulan animo masyarakat Pemalang cukup besar terutama untuk kuliah di ilmu hukum,”kata Barokah didampingi Ketua Sentra Layatan Universits Terbuka (Salut) Merdeka Pemalang, Winaryoto.

Adapun untuk para polisi menurut dia sangat erat kaitannya dengan ilmu hukum sehingga hal ini adalah peluang yang bagus bagi UT untuk berperan lebih besar lagi dalam peningkatan SDM di Pemalang. Di Pemalang kata dia sudah ada 500-800 mahasiswa UT. Trendnya kata dia adalah ilmu non pendidikan dasar antara lain Ilmu sosial politik, ekonomi dan hukum dengan mashasiswa bersumber dari lulusan SMA baru maupun orang yang sudah bekerja.(Ali Basarah)

BERITA LAINNYA