Take a fresh look at your lifestyle.

DKD Pemalang Siapkan Pentas Seni Tari dan Lukis

173

PEMALANG – Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kabupaten Pemalang akan menggelar pentas seni tari dan lukis di parkiran obyek wisata Widuri. Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk memperingati hari tari dunia ke 39 tahun, dan untuk mengapresiasi kesenian khususnya tari di Pemalang sebagai langkah
untuk menumbuhkembangkan tari di daerah itu.

“Kegiatan ini dilaksanakan oleh DKD Pemalang khususnya dari komite seni tari dan lukis harapannya acara itu bisa mewadahi generasi muda dalam kegiatan positif. Peringatan Hari Tari Dunia sebelum ada pandemik diselenggarakan di Surakarta tepatnya di Institut Seni Indonesia Surakarta
dengan judul 24 Jam Menari,” ujar Ketua DKD Pemalang, Supendi, kemarin.

Ia mengatakan, Komite Tari DKD Pemalang berharap besar dengan potensi potensi para pekerja seni tari khususnya di Pemalang bisa berkembang. Berkembangnya
kesenian tari yang kreatif, dan inovatif akan memunculkan identitas daerah yang memiliki jati diri. Dengan adanya Hari Tari Dunia selaku Komite Tari DKD Pemalang akan menyelenggarakan peringatan Hari Tari Dunia ini yang jatuh pada tanggal 29 April. Hal itu dilakukan sebagai salah satu bentuk apresiasi pada kesenian khususnya tari di Pemalang. Selain itu sebagai langkah untuk menumbuhkembangkan tari di Pemalang dan merangsang kreativitas seniman dan penyaji tari di Pemalang agar terus berkreasi. Dalam kegiatan tersebut mengusung judul tari Ing Warno yang berarti di dalam wana merepresentasikan perjalanan berkesenian baik dari bidang tari maupun kesenian yang lain. Dalam prosesnya banyak ditemui
lika liku dalam berkiprah di dunia seni khususnya tari. Diharapkan dari konsep itu memberikan pengertian kepada banyak khalayak agar lebih bersinergi untuk mengembangkan kesenian di Pemalang.

“Komite tari di bawah DKD Pemalang mempersembahkan tari-tarian yang popular dikalangan pelaku seni tari di daerah Pemalang. Konsep kemasan panggung yaitu dengan arena hal itu agar lebih dekat dengan masyarakat dan penonton,” tandasnya.

Dia mengatakan, pentas tersebut sebagai salah satu sarana untuk mengingatkan bahwa kesenian di Pemalang masih
berjalan. Tarian yang akan dipersembahkan oleh komite tari yaitu tari-tari popular di Pemalang. Para penari berasal dari salah satu sanggar di Pemalang, tari kontemporer yang berkolaborasi dengan seni lukis. (T08-red)

BERITA LAINNYA