Take a fresh look at your lifestyle.

Divaksin Dosis Kedua, Bupati dan Wakil Bupati Brebes Langsung Lolos Skrining

- Nakes Diminta Edukasi Vaksinasi

74

BREBES – Bupati Brebes Idza Priyanti melaksanakan vaksinasi Covid-19 tahap kedua bersama Wakil Bupati Narjo dan sejumlah pejabat di Pemkab Brebes, Senin (8/2), di Aula RSUD Brebes. Dalam kegiatan itu, orang nomor satu di Kota Bawang tersebut mengajak dan meminta semua tenaga kesehatan menggencarkan edukasi vaksinasi Covid-19.

Dalam vaksinasi tahap kedua itu, Bupati, Wakil Bupati bersama seorang anggota DPRD Kabupaten Brebes langsung lolos skrining kesehatan awal. Sehingga mereka langsung bisa disuntik vaksin Covid-19. Tidak seperti pada vaksinasi tahap pertama, yang dilaksanakan 25 Januari 2021 lalu. Di mana, Bupati dan Wakil Bupati sempat gagal pada skrining kesehatan awal, dan terpaksa mengulangnya pada siang hari.

“Setelah vaksinasi dosis kedua, peningkatan imunitas lebih kebal. Bahkan, saya tidak merasakan efek apa pun. Artinya, tenaga kesehatan harus lebih mengedukasi masyarakat vaksinasi aman,” kata Bupati Brebes, Idza Priyanti usai divaksinasi.

Dia mengatakan, keberhasilan vaksinasi tenaga kesehatan (nakes), juga sangat berpengaruh pada kepercayaan masyarakat. Sehingga, pihaknya terus mendorong peningkatan capaian nakes yang sudah divaksin. Tujuannya tidak lain, agar kepercayaan diri mewujudkan peningkatan kekebalan tubuh atau imun, dan memutus mata rantai penyebaran virus akan tercapai. “Kami sudah memastikan ketersediaan vaksinasi dosis kedua bagi nakes prioritas ini sudah ada. Jadi jangan takut vaksin,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes dr Sartono mengungkapkan, pemberian vaksinasi dosis kedua bagi bupati, wakil bupati dan dua perwakilan Forkompinda itu, menjadi langkah awal keberhasilan vaksinasi serentak di Brebes. Pihaknya optimistis target vaksinasi bagi nakes prioritas segera terwujud. ” Nantinya ada sebanyak 3.932 nakes yang akan divaksin dosis kedua. Kami pastikan ketersediaan vaksin lebih dari cukup,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, berdasarkan laporan capaian vaksinasi Covid-19 bagi nakes, saat ini ada sebanyak 5.323 nakes yang memiliki e-tiket. Dari jumlah itu, yang sudah diskrining mencapai 5.227 orang. Namun realisasi nakes yang divaksin hanya 3.932 nakes, karena ada tiga terkendala. Yakni, 1.295 sasaran belum terimunisasi, 202 nakes tertunda dan 169 nakes belum hadir. “Sementara ada sebanyak 924 nakes tidak bisa divaksin. Ini karena berstatus terkonfirmasi positif Covid setelah menerima e tiket,” pungkasnya. (*)

BERITA LAINNYA