Take a fresh look at your lifestyle.

Ditengah Pendemi Covid-19, Puluhan Pelajar Ini Malah Konvoi Kelulusan

195

BREBES – Ditengah mewabahnya virus korona (covid-19), puluhan pelajar berseragam SMP di Kabupaten Brebes ini, malah melakukan konvoi sepeda motor merayakan kelulusannya, Sabtu (18/4). Padahal Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Brebes sudah meliburkan mereka. Bahkan, secara tegas sekolah dilarang melakukan aktivitas yang melibatkan berkumpulnya siswa. 

Pantauan smpantura.com, puluhan pelajar yang berkonvoi ini terlihat di wilayah Kecamatan Kersana dan Tanjung. Tidak kurang dari 20 siswa SMP yang melakukan konvoi sepeda motor tersebut. Dengan mengenakan seragam sekolah yang telah dicorat-coret cat semprot, mereka berkonvoi melintas ruas jalan Kersana-Tanjung. Parahnya lagi, sepeda motor yang mereka naiki ada yang berboncengan lebih dari dua orang.

Kasi Kurikulum Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Brebes, Aditya mengatakan, Dinas Pendidikan secara resmi telah mengirimkan surat edaran libur sekolah dalam upaya mencegah penyebaran virus korona. Dalam surat edaran yang ditandatangani kepala dinas itu pihak sekolah juga di larang melakukan segala aktivitas, termasuk study tour, kegiatan ektrakulikuler dan kegiatan lain yang mengumpulkan siswa.

“Atas adanya siswa yang konvoi merayakan kelulusan ini, besok (hari ini-red) kami akan mendatangi masing-masing sekolah. Kami akan
konfirmasi karena sudah jauh-jauh hari kami melalui surat resmi melarang adanya kegiatan seperti ini,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui telepon, kemarin.

Sementara Kasat Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polres Brebes AKP Kamal Hasan mengatakan, pihaknya akan berkordinasi dengan pihak sekolah,
agar siswa tidak merayakan kelulusan di tengha pandemi virus corona. Apalagi, saat ini sekolah telah meliburkan kegiatan belajar mengajar.

“Kita akan kordinasikan dengan pihak sekolah dan instansi terkait. Ini agar tidak ada siswa yang merayakan konvoi kelulusan ditengah wabah virus corona,” jelasnya.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga akan meminta kepada pihak sekolah untuk hanya mengundang orang tua saja saat pengumuman kelulusan. Itu agar program jaga jarak dalam memutus mata rantai wabah virus corona tetap berjalan.

“Kita himbau kepada siswa juga agar tidak merayakan kelulusan dengan konvoi. Tetap jaga jarak dan jangan keluar rumah dalam memutus mata rantai virus corona,” pungkasnya.

(setiawan-red2)

BERITA LAINNYA