Take a fresh look at your lifestyle.

Disnakerin Monitoring Kesiapan Pemberian THR

70

TEGAL, smpantura.com – Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Tegal mulai melakukan monitoring kesiapan pemberian tunjangan hari raya (THR) keagamaan terhadap pekerja di beberapa perusahaan di Kota Bahari, Rabu (5/5) siang.

Hasilnya, masing-masing perusahaan memiliki kebijakan menyesuaikan dengan Surat Edaran (SE) Nomor M/6/HK.04/IV/2021 yang dibreakdown melalui SE Wali Kota Tegal tentang Pelaksanaan Pemberian THR Keagamaan Tahun 2021.

Kepala Disnakerin Kota Tegal, R Heru Setyawan mengatakan, sejak Selasa (4/5) kemarin pihaknya telah membentuk tiga tim untuk memantau penerapan SE Wali Kota terkait THR keagamaan. Puncaknya, monitoring dilakukan pada H-7 atau bertepatan dengan batas akhir pemberian THR.

“Kita hanya ingin memastikan perusahaan mematuhi. Alhamdulillah, beberapa diantaranya telah melaksanakan. Seperti di Pasific Mall, memilih melakukan kesepakatan dengan pekerjanya dalam pemberian THR,” kata Heru disela monitoring.

Secara umum Disnakerin mencatat, pemberian THR terhadap pekerja di Kota Tegal telah berjalan sesuai SE dan aturan yang berlaku. Keberlangsungan itu juga tidak menggangu kondusifitas iklim ketenagakerjaan. Sementara, Heru yang masuk dalam Tim A, berkesempatan memonitoring PT Marga Nusantara Jaya, Pacific Mall dan PT Dingxing Boga Indonesia.

“Kita mendorong perusahaan memberikan hak pekerja. Pada intinya semua bisa dimusyawarahkan dan dirapatkan bersama, jangan sampai pekerja merasa tersakiti dan timbul gejolak,” tegasnya.

Bahkan, bagi perusahaan yang terdampak pandemi dapat membuat kesepakatan dengan pekerjanya dalam memberi THR. Namun, kesepakatan itu tidak mengubah besaran dan cara pemberian, hanya menggeser waktu pemberiannya saja.

“Meski pandemi masih berlangsung, kami meminta jangan sampai hak-hak pekerja dilupakan,” tutupnya.

Sementara Pacific Mall Manager, Wahyu Eko Hadi mengatakan pandemi berdampak pada menurunnya okupansi dan omzet mall. Oleh karenanya, pemberian THR dilakukan dua tahap dengan besaran 50 persen.

“Sudah kita sepakati bersama dengan karyawan, bahwa tahun ini disamakan dengan tahun lalu. Pemberian THR dibagi dua kali 50 persen pada H-7 dan 50 persen lagi pada November,” tukasnya.

Pimpinan PT Marga Nusantara Jaya, Sigit Suharko mengatakan bahwa perusahaannya mematuhi edaran dan aturan yang berlaku, termasuk pemberian THR kepada karyawan sesuai aturan.

“Kita sesuaikan dengan edaran, H-7 seluruh karyawan menerima THR 100 persen,” ungkapnya. (T03-red)

BERITA LAINNYA