Take a fresh look at your lifestyle.

Disiapkan 10.000 Dosis Vaksin Covid-19 Bagi Pedagang dan Lansia di Brebes

52

BREBES – Pemkab Brebes melalui Dinas Kesehatan setempat, kini menyiapkan sedikitnya 10.000 dosis vaksin Covid-19, bagi para pedangan dan orang lanjut usia (lansia). Stok vaksinasi itu didapat Pemkab Brebes menyusul adanya tambahan droping vaksin tambahan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov)
Jateng.

Hal itu terungkap dalam rapat koordinasi antara Pemkab Brebes dengan Gubernur dan Kadinkes Provinsi Jateng, Selasa (2/3). Rakor via zoom meeting dihadiri Wakil Bupati Brebes, didampingi seluruh unsur Satuan Tugas Penanggulangan Covid Kabupaten Brebes.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Brebes, dr Sartono mengatakan, tambahan stok vaksin itu rencananya akan diambil di Semarang besok (hari ini-red). Setelah vaksi tiba di Brebes, kemudian akan langsung didistribusikan ke sejumlah Puskesmas yang menerjunkan tim vaksinator.

“Kita mendapat tambahan alokasi 1.000 fial vaksi, yang bisa dipakai untuk 10.000 dosis. Target kami, ada 5.000 pedagang dan lansia yang diprioritaskan. Untuk pelaksanaannya masih menunggu validasi manivest selesai,” ungkapnya.

Menurut dia, sambil menunggu stok vaksi itu tiba di Brebes, proses vaksinasi bagi petugas layanan publik masih terus berjalan. Fokusnya, menuntaskan target 7.500 sasaran. Di antaranya, Aparatur Sipil Negara (ASN), Polri dan semua petugas layanan publik hingga tingkat desa. Sebab, target total mencapai 35.677 sasaran vaksinasi tahap dua itu, akan dilaksanakan secara bertahap.”Sambil menunggu verifikasi dan validasi manivest pedagang.
Pendataan lansia dan masyarakat umum akan segera kami lakukan,” katanya.

Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Brebes, Imam Budi Santoso menambahakan, terkait teknis sasaran vaksinasi bagi pedagang dan lansia prioritas, akan dilaksanakan dengan dua opsi untuk memudahkan penerima vaksin. Yakni, di lingkungan strategis pasar atau langsung ke puskesmas terdekat.”Karena belum fix penataan sarprasnya, maka disiapkan dua opsi ini untuk mengoptimalkan cakupan
vaksinasi,” pungkasnya. (*)

BERITA LAINNYA