Take a fresh look at your lifestyle.

Disambut Hangat Warga, Polres Tegal Kota Bagikan Paket Sembako

* Tukang Becak, Penyapu Jalan, Juru Parkir Senang

160

TEGAL – Program Polisi Peduli yang digelar Polres Tegal Kota, ditengah-tengah warga yang kesusahan akibat kebijakan memutus rantai penyebaran virus korona, dengan cara membagikan aneka paket sembako, disambut hangat ratusan warga, Senin (6/4).

Langkah nyata dan hasilnya langsung dirasakan masyarakat bawah, itu pun, tetap dilakukan dengan mematuhi aturan menghindari kerumunan dan social distancing, alias tetap menjaga jarak. Selain itu, juga disisipi dengan menyampaikan berbagai imbauan memakai masker dan sering cuci tangan menggunakan sabun.

Itu terlihat dari kegiatan yang dipimpin langsung Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah SSi, dilakukan dengan cara mendatangi satu persatu tukang becak yang tengah mangkal di sejumlah lokasi. Kemudian para juru parkir, dan penyapu jalan. Strategi pembagian paket sembako tersebut tetap dilakukan sesuai aturan.

”Kami juga memberikan imbauan-imbauan agar selalu memakai masker, menjaga jarak, dan selalu mendisplinkan kebersihan. Ya seperti selalu mencuci tangan dan menjaga kondisi kesehatannya. Ini demi memutus rantai penyebaran virus korona,” terang dia didampingi Kasat Lantas AKP Bakti Kautsar Ali SSos.

Secara Berkala

Kasat Lantas Polres Tegal Kota menambahkan, kegiatan sosial bertajuk ”Polisi Peduli” akan digelar kembali secara berkala. Dengan melihat situasi dan kondisinya. Sebab kegiatan seperti itu juga bakal dilakukan sejumlah instansi pemerintah (Pemkot Tegal).

Dia juga berharap, kegiatan sosial tersebut dapat memantik para dermawan terutama kalangan pengusaha, untuk berbagi dengan masyarakat luas, terutama yang terdampak langsung akibat situasi dan kondisi yang kini tengah terjadi.

Meski begitu bila ada pihak lain yang hendak menggelar kegiatan sosial seperti itu, tetap menerapkan aturan social distancing. Juga terus menyosialisasikan pentingnya sering cuci tangan, demi mendukung upaya memutus rantai penyebaran virus korona.(Riyono Toepra-red07)

BERITA LAINNYA