Take a fresh look at your lifestyle.

Dirazia, 5 PSK Lari ke Semak-Semak

151

SLAWI – Petugas Satpol PP Kabupaten Tegal harus bersusah payah mengejar dan mencari wanita yang diduga Pekerja Seks Komersial (PSK) di semak-semak sepanjang Jalan Lingkar Kota Slawi (Jalingkos) Desa Dukuhsalam, Kecamatan Slawi, Selasa (16/7) sore. Dari sembilan PSK yang diamankan, lima orang tertangkap di semak-semak.

Kepala Satpol PP Kabupaten Tegal Berlian Adjie melalui Kabid Trantibum Susworo, mengatakan, razia itu menyasar ke sejumlah warung remang yang berada di Jalingkos. Saat melakukan razia, ada 5 wanita yang diduga berprofesi sebagai Perempuan Seks Komersial (PSK) sempat melarikan diri dan bersembunyi di semak belukar sebelah timur jembatan Kaligung Dukuhsalam. Namun, personel Satpol PP tidak kalah akal. Mereka berupaya mengejar kelima wanita itu.

“Kami langsung mengejarnya. Ternyata para wanita itu sedang bersembunyi di rumput alang-alang,” kata Susworo.

Kemudian tiga wanita lainnya, lanjut Susworo, terjaring saat mangkal di warung remang di tepi Jalingkos. Sedangkan 1 wanita lagi, tertangkap di Pasar Hewan Curug. Menurutnya, 9 wanita yang diduga PSK itu, sebagian dari luar daerah Kabupaten Tegal. Inisial nama mereka antara lain, Fit (18) merupakan warga Desa Cibuyur Kecamatan Warungpring Pemalang, Sit (30) warga Desa Cibuyur Kecamatan Warungpring Pemalang, Nan (40) warga Desa Bantarbolang Kecamatan Pemalang, dan Ayu (32) warga Kejaksan Cirebon. Sementara yang dari Kabupaten Tegal diantaranya, tria (23) warga Desa Karanganyar Kecamatan Kedungbanteng, Ina (38) warga Kelurahan Kudaile Kecamatan Slawi, dan Jul (32) warga Desa Harjosari Kidul Kecamatan Adiwerna.

“Dari sembilan wanita itu, hanya lima orang yang dikirim ke Panti Resos di Solo,” ujarnya.

Sementara 4 wanita lainnya, kata Susworo, dipulangkan ke rumahnya masing-masing. Alasannya, karena mereka tidak memenuhi syarat. Dari 4 wanita itu, 2 diantaranya masih mempunya balita yang berusia 9 bulan dan 1 tahun. Kemudian 2 wanita lainnya, merupakan tamu.

“Dia bukan PSK. Dia sedang main di warung itu. Mereka kakak beradik,” ucapnya.

Dia menambahkan, razia yang sama akan terus dilakukan di beberapa titik yang sudah terdeteksi sebagai tempat mangkalnya wanita kupu-kupu malam di warung remang. Dan itu akan dilakukan secara bertahap, di seluruh wilayah Kabupaten Tegal.

“Razia akan terus kami lakukan,” tutupnya. (Wiwit-red64)

BERITA LAINNYA