Take a fresh look at your lifestyle.

Dinas Perikanan Siap Dampingi Korban KM Mina Sejati

153

PEMALANG – Dinas Perikanan Kabupaten Pemalang siap mendampingi keluarga korban KM Mina Sejati dalam mendapatkan hak-haknya.

Kepala Dinas Perikanan Muntohir melalui Kabid Pengelolaan dan Alat Tangkap, Suyono menjelaskan nelayan Anak Buah Kapal (ABK) KM Mina Sejati asal Pemalang ini terdaftar di Dinas Perikanan hanya saja mereka pindah kapal.

“Ada program asuransi bagi nelayan termasuk mereka, namun asuransi ini hanya diperuntukkan bagi nelayan yang bekerja di kapal dengan bobot maksimal 10 gross tonase (GT),”kata Suyono, Selasa (27/8).

Mereka yang seharusnya mendapatkan asuransi akhirnya tidak mendapatkan lantaran pindah ke kapal cumi yang bobotnya mencapai 30 GT. Karena itu ketika terjadi musibah maka hak-haknya diurus oleh agen penyalur.

“Namun sampai sekarang belum ada keluarga yang datang ke kantor untuk minta pendampingan,”ujarnya.

Sementara itu pihak agen penyalur nelayan diketahui tidak melapor ke Dinas Perikanan maupun DinasTenaga Kerja (Disnaker). Karena itu kedua lembaga ini belum memiliki data ABK KM Mina Sejati asal Pemalang yang menjadi korban konflik antar-ABK kapal tersebut.

Kasi Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Disnaker, Najih Nur Fauzi menjelaskan meskipun pihaknya belum memiliki data namun tetap melakukan pemantauan atas kasus tersebut.

Kasus di KM Mina Sejati yang dipicu perkelahian antar-ABK menyebabkan korban tewas, hilang dan selamat. Korban tewas asal Pemalang adalah Waridin warga Desa Tegalsari Barat, Kecamatan Ampelgading.

Menurut Camat Ampelgading Mulyanto konflik di KM Mina Sejati menyebabkan sejumlah warganya menjadi korban. Selain korban meninggal dunia terdapat korban yang belum diketahui nasibnya.

Mereka yang belum diketahui nasibnya antara lain Slamet Miftahudin, Slamet Sehudin alias Kian Santang,Trio saputro (anak Waridin) dan Kiki Kusnandar. Semuanya warga Tegalsari Barat.

Kemudian korban lain yang belum diketahui nasibnya adalah Sudarsono alias Cekrim (38) warga Desa Nyamplungsari, Kecamatan Petarukan. Sementara warga Nyamplungsari lain yang ikut KM Mina Sejati selain Sudarsono adalah Karmudi. Namun Karmudi sudah diketahui bernasib selamat. Adapun korban selamat lainnya adalah Kiswanto dan Wawan Siswanto warga Desa Jrakah, Kecamatan Taman. Lalu Sopari warga Desa Wonokromo, Kecamatan Comal.

(Ali Basarah/ red2)

BERITA LAINNYA