Take a fresh look at your lifestyle.

Dimosi Tidak Percaya, Ini Jawaban Wadir RSUD Brebes

130
  • Buntut Kisrus Internal RSUD Brebes

BREBES – Selain melakukan audiensi kepada Bupati Brebes yang diwakili Sekda Kabupaten Brebes Djoko Gunawan, dalam aksinya para dokter spesialis RSUD Brebes juga melakukan mosi tidak percaya kepada Wakil Direktur (Wadir) Umum dan Keuangan Slamet Arjono. Mosi tidak percaya itu dilayangkan karena yang bersangkutan dinilai menghambat proses transparansi keuangan di rumah sakit milik Pemkab tersebut.

Dalam surat mosi tidak percaya yang ditandatangani Ketua Komite Medis RSUD Brebes, dr Mintardi itu, mereka menuntut Bupati untuk memindahtugaskan yang bersangkutan. Bahkan, dalam surat itu Komite Medis RSUD Brebes juga mengancam akan menghentikan pelayanan jika tuntutannya tidak direalisasikan hingga 23 September mendatang.

Mendapat tudingan itu, Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Brebes, Slamet Arjono saat dikonfirmasi menjelaskan, tuduhan para dokter itu tidak berdasar. Sebab, penentuan jasa medis sudah melalui sesuai prosedur. Di mana, ada sebuah tim khusus yang merumuskan besaran jumlah jasa medis semua karyawan termasuk dokter. “Tim ini juga melibatkan perwakilan dokter, karyawan termasuk bagian keuangan termasuk juga ada direktur. Jadi kalau saya dituding tidak transparan itu sama sekali tidak berdasar,” ujarnya.

Terkait tuntutan pindah tugas, dia mengegaskan, itu adalah kewenangan Bupati. Namun demikian, dirinya siap menerima apapun keputusan dari bupati. “Kalau soal itu menjadi kewenangan penuh Bupati, saya hanya bawahnya dan siap menerima apapun keputusan Bupati,” pungkasnya.

(setiawan-red2)

BERITA LAINNYA