Take a fresh look at your lifestyle.

Dilantik, Pejabat Fungsional Dituntut Kreatif dan Inovatif

131

SLAWI- Pemerintah Kabupaten Tegal menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan fungsional di lingkungan Pemkab Tegal, Rabu (24/6) di Pendapa Amangkurat Pemkab Tegal.

Sebanyak 285 PNS mengikuti pelantikan tersebut.Dalam rangka menegakkan protokol kesehatan, prosesi pelantikan dilaksanakan dua tahap yakni pada pukul 08.00 dan 13.00. Seluruh PNS mencuci tangan, mengenakan masker dan duduk di kursi yang telah diatur jaraknya.

Pelantikan  pertama dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal, Widodo Joko Mulyono  yang pagi itu mewakili Bupati Tegal, Umi Azizah. Hadir dalam acara tersebut  sejumlah kepala OPD. Pagi itu, Joko melantik 143 orang pejabat fungsional. Selanjutnya 142 pejabat fungsional lainnya dilantik pada siang hari oleh Wakil Bupati Tegal.

Dalam sambutannya Joko menyampaikan, pejabat karir yang mengedepankan prinsip profesionalisme sangatlah diperlukan untuk menunjang peningkatan kinerja pemerintahan yang selalu dituntut inovasi dan perubahan cepat dalam melaksanakan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan dan utamanya pelayanan publik.

Menghadapi situasi pandemi Covid-19, di era tatanan baru,  birokrasi termasuk pejabat fungsional harus memiliki inovasi.

“Saat ini kita harus ada inovasi dan kreataivitas. Bahkan pejabat fungsionla dituntut kreativitas , kembangkan ilmu  yang seluas-luasnya,  kembangkan teknologi yang seluas-luasnya dan  ikuti pendidikan dan pelatihan yang seluas-luasnya. Karena itu menjadi tuntutan jaman,  tuntutan tatanan baru, “tegas Joko.

Salah satu bukti inovasi yang didukung pejabat fungsional telah menghantarkan Pemkab Tegal sebagai juara dua Inovasi Daerah Dalam Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19 pada sektor trasnportasi umum yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Joko menyebutkan, dalam rangka menegakkan mencegah penularan Covid-19, lanjut Joko, Pemkab Tegal telah menerbitkan Peraturan Bupati Tegal Nomor 35 Tahun 2020 tentang Pencegahan Penularan Covid-19 di Kabupaten Tegal.

PAKTA INTEGGRITAS: Dokter Erdiansyah Zulyadaini, Sp,JP mewakili pejabat fungsional yang dilantik membacakan pakta integritas.

“Perlu adanya penegakkan yang sifatnya mendidik untuk meningkatkan angka kepatuhan masyarakat . Saya berharap Satpol PP bisa menegakkan hal tersebut ,”sebutnya.

Dalam kesempatan itu,Joko juga menegaskan, diperlukannya evidence based /data-data yang akurat dan valid, yang dapat digunakan pimpinan OPD dalam menganalisa dan mengambil keputusan , sehingga teknologi dan informasi sangat dibutuhkan.

“Untuk itu saya titip pesan agar pola komunikasi digital dan penggunaan aplikasi berbasis teknologi informasi harus dikuasai dan diterapkan di lingkungan kerja saudara. Penggunaan aplikasi berbasis teknologi informasi akan mempermudah tugas-tugas saudara, membuka akses informasi publik dan bagi saya akan memudahkan pemantauan,”imbuhnya.

KepalaBadan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Tegal, Retno Suprobowati menyebutkan, sebanyak 285 pejabat fungsional yang dilatik terdiri atas jabatan fungsinal guru sebanyak 13 orang, penyuluh pertanian sebanyak 28 orang, jabatan fungsional bidan sebanyak 223 orang, asesor SDM aparatur sebanyak empat orang, dokter sebanyak satu orang,Satpol PP sebanyak tujuh orang, penata anestesi sebanyak empat orang dan asisten penata anestesi sebanyak lima orang. (Sari/Red-06)

BERITA LAINNYA