Take a fresh look at your lifestyle.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Panen Bawang Putih di Tuwel

137

BOJONG-Deputi Gubernur Bank Indonesia, Sugeng bersama Bupati Tegal Umi Azizah melakukan panen bawang putih di Desa Tuwel, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, Minggu (1/9).

Turut dalam panen kegiatan tersebut, Wakil Bupati Brebes, Narjo , Kepala Kantor Perwakilan (KPw) BI Jateng Soekowardojo, Kepala Departemen Pengembangan UMKM dan Perlindungan Konsumen , Budi Hanoto, Direktur Departemen SDM Hary Sugeng, Kepala KPw BI Bengkulu Joni Marsius, Kepala KPw BI Tegal Muh Taufik Amrozy, Kepala KPw BI Solo Bambang Pramasudi/deputi direktur, Kepala KPw BI Purwokerto Agus Chusaeni dan perwakilan Departemen Manajemen Strategis dan Tata Kelola Nugroho Wahyuadi.

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Sugeng menyebutkan, hasil panen bawang putih tersebut, nantinya digunakan untuk mensuplai kebutuhan bibit bawang putih petani. Sugeng menyebutkan, bawang putih termasuk salah satu jenis komoditas yang memberikan andil pada inflasi terutama saat terjadi kelangkaan stok di pasaran. Untuk itulah Pemerintah terus berupaya mendorong dan meningkatkan produktifitas bawang putih lokal dengan menargetkan swasembada bawang putih ditahun 2021.

“Upaya memproduksi bibit sendiri sebagai salah satu cara mengurangi impor,”sebutnya.
Sugeng mengatakan, sekarang 96 persen bawang putih diimpor dari China. Dengan swasembada bawang putih , diharapkan kesejahteraan petani akan menjadi lebih bagus.

Melalui jajaran Kementerian Pertanian,Pemerintah pun kemudian mewajibkan importir bawang putih untuk menanam dan memproduksi bawang putih di dalam negeri minimal 5 persen dari total volume impornya. “Ini yang harus kita kawal, proses ini akan terus berjalan,”sebutnya.

Bupati Tegal, Umi Azizah menyatakan sangat bahagia melihat hasil panen bawang putih kali ini.
“Umbinya besar-besar, tidak kalah dengan bawang impor. Dulu umbinya kecil-kecil, bikin petani stres,”sebutnya.

Melihat hasil panen yang memuaskan ini, Umi optimis kejayaan bawang putih di wilayah tersebut akan kembali.
Umi menyatakan, dengan pendampingan dari Bank Indonesia, saat ini banyak petani bawang putih mulai bangkit kembali. Bahkan banyak petani muda yang turun ke sawah menanam komoditas tersebut.
Para petani juga bisa merasakan hasil bertanam bwang putih seperti masa kejayaan bawang putih di daerah tersebut pada era 1980-1990-an.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Berkah Tani, Ahmad Maufur menyebutkan, saat ini ada lebih dari 400 hektar lahan pertanian yang ditanami bawang putih. Bibit bawang putih yang ditanam dari jenis varietas, Lumbu Hijau, Tawangmangu Baru, Sangga Sembalun dan Great Black Leaf (GBL).

Maufur mengatakan, dari 400 hektar tersebut, 120 hektar diantaranya dikelola Kelompok Tani Berkah Tani. Dari lahan seluas itu, 30 hektar diantaranya telah siap panen dan sisanya sedang masa tanam.

Hasil panen akan disimpang di dalam gudang selama enam bulan. Kemudian akan dijual ke wilayah potensial bawang putih. Diantaranya ke Tawangmangu Baru, Temanggung, Sindoro Sumbing,Simalungun dan Lombok. Maufur mengatakan, harga bibit dijual Rp 50.000-Rp 55.000 per kilogram.

“Kalau basah seperti ini dari petani Rp 10.000 per kilogram, kalau untuk bibir Rp 55.000 per kilogram,”sebutnya.
Selain melaksanakan panen bawang putih, Deputi Gubernur Bank Indonesia juga menyerahkan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) . Meliputi, PSBI penanggulangan krisis air bersih di Kabupaten Tegal diterima oleh Bupati Tegal, Umi Azizah, PSBI program penyehatan lahan budidaya bawang merah untuk sembilan kelompok tani di Kabupaten Brebes , yang diterima Wakil Bupati Brebes , Narjo.

Selain itu, PSBI program penyehatan lahan budidaya bawang putih di Desa Tuwel diterima oleh Ketua Kelompok Tani Berkah Tani , Ahmad Maufur. Kemudian, penyehatan lahan budidaya padi di Kabupaten Pemalang diterima perwakilan kelompok tani, program kemandirian ekonomi pesantren mesin pengolah kopi dari hulu hingga hilir diterima oleh Ponpes Al Hikmah 2 Brebes Ustad Agus Maskon dan PSBI untuk pengembangan sumberdaya manusia kepada Yayasan Penidikan Sosial Dakwah Darul Qudwah diserahkan langsung di Ponpes darul Qudwah di Desa Penusupan Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal.(Sari/Red 6)

BERITA LAINNYA