Take a fresh look at your lifestyle.

Deklarasi Warkop Pajero Bregas Berlangsung Kompak dan Meriah

189

SLAWI – Deklarasi Warga Komunitas Pemilik (Warkop) Pajero Bregas yang digelar di Objek Wisata Pasar Slumpring, Desa Cempaka, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, berlangsung kompak dan meriah, Minggu (18/8). Kegiatan tersebut diikuti ratusan anggota Warkop Pajero dari berbagai wilayah di Indonesia.

Tampak hadir Bupati Tegal, Umi Azizah, Kepala Dinas Pariwisata, Suharinto, Ketua Warkop Pajero Pusat, Dede Komarudin, Pengawas, Imam Fauzi dan para anggota Warkop Pajero, seperti DKI, Sidoharjo, Yogyakarta, Banyumas, Cirebon, Banten, Medan dan lain-lain.

Menurut Ketua Panitia, dokter Akmaludin Agung Pranomo, deklarasi kali ini mengambil tema sesuai dengan tema HUT Kemerdekaan RI ke -74 yaitu SDM Unggul Indonesia Maju. “Kami berharap kegiatan berjalan sukses dan lancar,” katanya.

Ketua Warkop Bregas, Danang Wahyu Pribadi menyampaikan, Warkop Pajero Bergas berdiri 18 April 2018, namun baru sekarang dideklarasikan. Kegiatan deklarasi dilaksanakan di objek wisata Pasar Slumpring dengan tujuan untuk memperkenalkan potensi wisata di Kabupaten Tegal. “Kominitas kami selalu mengedepankan sopan santun dalam berkendara dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar bangsa dan negara,” katanya.

Dalam kegiatan itu juga dilaksanakan bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan dan menabur benih ikan di Tuk Mudal serta dimeriahkan hiburan musik akustik. “Kami siap memberikan manfaat bagi masyarakat dan berharap bisa menjadi tonggak baru agar lebih solid dan kompak lagi, ” katanya.

Ketua Umum Warkop Pajero Pusat, Dede Komarudin, Warkop Pajero dibentuk dalam rangka kebersamaan dan bisa memberikan berkah bagi semua, termasuk masyarakat.

Bupati Tegal, Umi Azizah mengatakan, di Pasar Slumpring disediakan berbagai makananan tradisional, seperti awul-awul, cethot, nasi jagung, cucur dan kulup. Menyampaikan selamat datang dan menikmati sajian dan ada. Melaui kegiatan itu diharapkan menjadi ajang silaturahmi antar wilayah. “Saya sangat senang dengan acara seperti ini dan berharap bisa dilaksanakan juga di berbagai destinasi wisata yang ada di Kabupaten Tegal, ” katanya.

Dia mengakui dari proses pengamatan acara dari awal akhir ternyata anggapan kominitas otomotif seperti mobil Pajero menjadi ajang pamer kekayaan atau kendaraaan, ternyata anggapan tersebut keliru. Justru kegiatan Warkop Pajero memberikan manfaat dalam membantu untuk memperkenalkan destinasi wisata di Kabupaten Tegal.

Menurut dia, perkembangan objek wisata Pasar Slumpring maju cukup pesat. Masyarakat dilibatkan secara langsung dalam membantu meningkatkan perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, dengan kegiatan komunitas otomotif bisa membantu memperkenalkan potensi wisata maupun makan khas yang ada di Tegal. “Kami berharap kegiatan ini akan menjadi kenang-kenangan indah bagi masyarakat Desa Cempaka dan sekitar dan bisa menjaga hubungan baik dari sisi internal maupun eksternal,” katanya. (Wawan Hoed/Red1)

BERITA LAINNYA